Capaian Bidang Intelijen: 138 Buronan Ditangkap
JAKARTA , MediaKontras.ID| Kejaksaan Republik Indonesia mencatat kinerja anggaran dan penerimaan negara yang impresif sepanjang tahun 2025. Realisasi anggaran mencapai 98,39 persen atau Rp26,25 triliun dari total pagu Rp26,68 triliun, sementara Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melonjak tajam hingga Rp19,84 triliun, setara 733,91 persen dari target yang ditetapkan pemerintah.
Capaian tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, S.H., M.H, dalam keterangan pers Capaian Kinerja Kejaksaan RI Tahun 2025 di Gedung Puspenkum Kejagung, Jakarta, Rabu (31/12/2025).
Selain realisasi anggaran dan PNBP, Bidang Pembinaan Kejaksaan RI juga meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun 2025.
Sepanjang Januari–Desember 2025, Bidang Pembinaan mencatat sejumlah capaian strategis, antara lain:
8 kegiatan indeksasi dan penilaian kinerja,
2 kegiatan Rencana Aksi Nasional/Strategi Nasional,
50 Satuan Kerja (Satker) meraih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan prestasi Kompetisi BerAKHLAK,
17 kegiatan ekstradisi, bantuan hukum timbal balik, dan pemindahan narapidana lintas negara,
Pembentukan kerja sama multilateral antar Kejaksaan se-ASEAN melalui ASEAN Prosecutors/Attorney General Meeting (APAGM),
Pembangunan 4 unit Rumah Sakit Adhyaksa untuk mendukung program kesehatan yustisial.
Bidang Pembinaan juga mencatat utilisasi sarana dan prasarana Kejaksaan RI sebesar 88,90 persen, pelaksanaan 6 kegiatan penerbitan organisasi dan tata laksana serta kepegawaian, pembentukan Assessment Center Kejaksaan RI, serta 17 analisis kebijakan untuk memperkuat penegakan hukum.
Selain itu, sepanjang 2025 Kejaksaan RI menerima hibah senilai Rp879,72 miliar.
Capaian Bidang Intelijen: 138 Buronan Ditangkap
Pada bidang intelijen, Kejaksaan RI mencatat capaian signifikan, khususnya dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga ketertiban umum.
Melalui Program Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS), Bidang Intelijen Kejaksaan RI mengamankan:
177 Program Strategis Nasional (PSN) dan Program Strategis Daerah (PSD)
Total nilai proyek mencapai Rp395,55 triliun
1.307 kegiatan PPS dengan nilai proyek yang diamankan sebesar Rp586,78 triliun
Dalam operasi Tangkap Buron (Tabur), sepanjang 1 Januari–22 Desember 2025, Kejaksaan RI berhasil membekuk 138 buronan.
Rinciannya:
74 buronan ditangkap Tim Tabur Kejati
30 perkara korupsi
40 perkara non-korupsi
64 buronan ditangkap Tim Adhyaksa Monitoring Center (AMC)
29 perkara korupsi
35 perkara non-korupsi
Capaian lain Bidang Intelijen meliputi:
75 kegiatan Pengamanan Sumber Daya Organisasi (PAM SDO),
23 kegiatan pemberantasan mafia tanah,
16 kegiatan pengamanan dana desa,
5 kegiatan monitoring dan evaluasi Jaksa Garda Desa (Jaga Desa),
1.321 kegiatan penyuluhan dan penerangan hukum,
17 kegiatan Desk Koordinasi Peningkatan Devisa Negara.






