— Kolaborasi Empat Universitas Besar —
MediaKontras.id | Sebanyak 356 mahasiswa ikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kemanusiaan dengan kolaborasi empat Universitas besar yang ada di Indonesia sebagai wujud sinergi antar Perguruan Tinggi (PT) dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pascabencana, yang diinisiasi oleh Universitas Samudra (Unsam) Langsa, di Gedung Multiguna Unsam, Jumat, 9 Januari 2026.
Adapun empat universitas yang ikut ambil bagian selain Unsam, tiga lainya adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), serta Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta. Dimana program ini menjadi ruang pembelajaran sosial bagi mahasiswa lintas universitas, lintas budaya, dan lintas disiplin ilmu.
Rektor Universitas Samudra, Prof. Dr. Ir. Hamdani, MT, menjelaskan bahwa KKN ini diberi nama KKN kemanusiaan sebagai respons atas bencana banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025. Saat ini, wilayah terdampak telah memasuki fase transisi menuju rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Mahasiswa diharapkan mampu berperan dalam pendampingan masyarakat, memulihkan motivasi, serta membantu masyarakat bangkit dan berkembang kembali pascabencana. Seluruh kegiatan harus dikoordinasikan dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan tetap menjaga nama baik Universitas,” tegas Prof. Hamdani.
Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNY, Prof. Guntur, M.Pd., menyampaikan bahwa UNY mengirimkan 110 mahasiswa dalam program KKN kemanusiaan ini sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kemanusiaan terhadap masyarakat terdampak bencana. Selain mengirimkan mahasiswa, UNY juga memberikan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta bantuan biaya hidup bagi mahasiswa yang berasal dari wilayah terdampak bencana.
“Kami menitipkan mahasiswa UNY kepada Universitas Samudra selama satu bulan ke depan sebagai bagian dari upaya kemanusiaan dan pembelajaran sosial. Kami berharap seluruh mahasiswa dapat berkontribusi aktif dalam mendukung pemulihan pascabencana,” ujarnya.
Kepala LPPM Unsam, Dr. Iswahyudi, SP, M.Si, menyampaikan bahwa total peserta KKN Kemanusiaan Kolaborasi berjumlah 356 mahasiswa, terdiri atas 241 mahasiswa Unsam, 110 mahasiswa UNY, dan 5 mahasiswa Untirta. Sementara itu, sebanyak 22 mahasiswa dari UPN Veteran Jakarta dijadwalkan akan bergabung pada awal Februari mendatang.
Pelaksanaan KKN Kemanusiaan berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Januari hingga 10 Februari 2026, dengan lokasi penempatan di Kabupaten Aceh Tamiang, meliputi tiga kecamatan, yakni Kecamatan Manyak Payed (9 desa), Kecamatan Bendahara (10 desa), dan Kecamatan Karang Baru (5 desa). Setiap desa akan ditempatkan sekitar 15 mahasiswa secara kolaboratif dari berbagai universitas.
Kegiatan pembekalan ditandai dengan penyematan atribut peserta dan prosesi peusijuk. Materi pembekalan disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Bencana Unsam Dr. Furqan Ishak Aksa, S.Pd., M.Pd, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Unsam, Zulfan, SH, M.Si, MH, Koordinator Pusat LPPM Unsam Dr.T. Muhammad Sahudra, S.Pd.,M.Pd. serta Bintara Operasi Kodim 0117 Aceh Tamiang, Serda Ali Imran. Pembekalan dipandu oleh Zulfan Arico, S.Si., M.Si, Koordinator Pusat Inovasi Sains dan Teknologi LPPM Unsam.
Melalui kegiatan ini, Unsam berharap mahasiswa KKN kemanusiaan kolaborasi empat universitas dapat menjalankan perannya secara optimal dalam mendukung pemulihan sosial masyarakat terdampak bencana serta memperkuat semangat kolaborasi antar perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat. [ian]






