Aceh Tamiang, MediaKontras.id | Di tengah jejak luka yang ditinggalkan bencana, kepedulian kerap datang dari arah yang tak terduga. Dari ruang akademik menuju lorong-lorong desa, semangat pengabdian itu menjelma menjadi aksi nyata ketika dosen Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Samudra turun langsung ke masyarakat di Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang.
Dosen Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Samudra, Ayu Syahputri, S.Pd., M.Sc., melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) pada 15 Februari 2026 di Dusun Alur Nyamuk, Desa Matang Ara Jawa, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.
PKM Dosen Unsam di Aceh Tamiang: Penyaluran Logistik Sekaligus Edukasi Distribusi Bantuan Berbasis Kebutuhan
Dalam Kegiatan itu, Ayu Syahputri mengusung tema “Optimalisasi Distribusi Logistik Tanggap Darurat Pascabencana Berbasis Kebutuhan Masyarakat.” Tema tersebut tidak sekadar menjadi slogan kegiatan, tetapi menjadi pendekatan nyata dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi situasi pascabencana.
“Melalui kegiatan ini masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga diajak memahami pentingnya sistem distribusi logistik yang terorganisir dan berbasis kebutuhan warga. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memastikan bahwa setiap bantuan yang datang benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan secara tepat dan adil.” Ujar Ayu Syahputri.
Dalam kesempatan tersebut, Ayu Syahputri menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako kepada warga setempat. “Bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan sarden yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari.” Terangnya.
Namun, kegiatan ini tidak berhenti pada penyaluran bantuan semata. Melalui sesi sosialisasi dan diskusi bersama warga, masyarakat juga diajak memahami pentingnya pendataan kebutuhan secara sistematis dalam kondisi darurat. Pendataan tersebut menjadi kunci agar distribusi bantuan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Diskusi berlangsung hangat dan partisipatif. Warga Dusun Alur Nyamuk menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat terus dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi situasi darurat maupun potensi bencana di masa mendatang.
Bagi Universitas Samudra, kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui langkah-langkah kecil namun bermakna ini, kampus berupaya menghadirkan ilmu pengetahuan tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di tengah kehidupan masyarakat.
Di Dusun Alur Nyamuk, pengabdian itu hadir bukan hanya sebagai program akademik, melainkan sebagai jembatan empati – menghubungkan ilmu, kepedulian, dan harapan bagi masyarakat yang sedang bangkit dari situasi sulit.






