MediaKontras.id | Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjendukcapil) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) memulihkan data administrasi kependudukan (Adminduk) bagi warga Kota Langsa yang mengalami kerusakan maupun hilang pada saat banjir bandang yang terjadi di penghujung November 2025 lalu, Rabu, 14 Januari 2026.
Inisiasi dari Dirjen Dukcapil Kemendagri di Langsa menyasar warga Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, sebagai upaya proaktif untuk memastikan hak administratif warga tetap terpenuhi.
Kadisdukcapil Kota Langsa Hendri Soenandar, SSTP, MSP, di sela-sela kegiatan perekaman data kependudukan menyatakan bahwa kegiatan ini adalah upaya sinergi antara Dirjen Dukcapil Kemendagri, bersama pihak gampong sebagai aksi cepat pemulihan dokumen kependudukan yang saat ini hilang atau rusak sebagai kelengkapan data penduduk.
“Tim tanggap bencana Dirjen Dukcapil Kemendagri bersama Disdukcapil Kota Langsa melakukan pelayanan adminduk jemput bola dalam rangka memenuhi kebutuhan dokumen warga Langsa pasca bencana baik yang rusak maupun hilang,” terangnya.
Ia juga menekankan upaya ini sebagai upaya jemput bola ke gampong untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan dokumen adminduk tanpa harus ke kantor Disdukcapil Kota Langsa. Pelayanan yang diberikan dengan cepat, langsung bisa dicetak di tempat tanpa biaya alias gratis.
“Kami imbau kepada seluruh warga untuk segera memperbaiki dan mengurus dokumen adminduk apabila hilang atau rusak, agar dapat dipergunakan untuk proses pelayanan publik lainnya,” paparnya.
Di kesempatan sama, Pj Geuchik Gampong Karang Anyar, Hartama, SSTP, mengucapkan terimakasih pada tim Dirjendukcapil Kemendagri dan Disdukcapil Langsa atas inisiasi program jemput bola perbaikan adminduk warga.
Sambungnya, berkat koordinasi dengan Disdukcapil, Gampong Karang Anyar menjadi salah satu project dari Dirjen Dukcapil Kemendagri membuka layanan adminduk bagi warga yang terdampak banjir bandang.
“Ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah hadir ditengah masyarakat butuh administrasi kependudukan yang memang sangat dibutuhkan agar kedepan segala urusan dapat berjalan semestinya dalam proses recovery saat ini.
Seyogianya dengan kembalinya dokumen kependudukan ini, warga merasa lebih tenang dan memiliki kepastian hukum untuk mulai menata kembali hidupnya.
Langkah kolaboratif ini menjadi bukti nyata bahwa koordinasi antara pemerintah tingkat gampong, daerah, hingga pusat adalah fondasi utama dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat di masa pemulihan.
“Alhamdulillah hari ini ada sekitar seratus warga yang terlayani membuat dokumen pribadi, baik Kartu Keluarga (KK), E-KTP maupun lainnya, kini warga Gampong Karang Anyar sudah dapat tersenyum dengan adanya adminduk yang baru,” tukas Hartama.
Sebagai informasi tambahan sehari sebelumnya, Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, menyerahkan bantuan perangkat operasional yang diterima Asisten I Pemko Langsa, Al Azmi berupa 2 unit Printer CR707E, 600 DPI (Card Reader + SAM); 4 unit CR707 PETG Ribbon CMYKR; 2 unit CR707 Clear RTR Film; 2 set Cleaning Card (Double Adhesive), dan 4.000 keping blanko KTP-el untuk Kota Langsa.
Kunjungan kerja Dirjen Dukcapil ke Kota Langsa menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir. [ian]






