Dosen dan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Samudra Laksanakan PKM Salurkan Logistik Huntara di Aceh Tamiang

Ketua tim dosen Program Studi Teknik Sipil, Shafira Salsabila, ST, MT bersama mahasiswa Tehnik Sipil saat menyalurkan bantuan dalam pelaksaan PKM di Kampung Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, beberapa hari lalu. Foto/ist.

Dosen dan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Samudra Laksanakan PKM Salurkan Logistik Huntara di Aceh Tamiang

Ketua tim dosen Program Studi Teknik Sipil, Shafira Salsabila, ST, MT bersama mahasiswa Tehnik Sipil saat menyalurkan bantuan dalam pelaksaan PKM di Kampung Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, beberapa hari lalu. Foto/ist.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

MediaKontras.id | Dosen dan mahasiswa Tehnik Sipil Universitas Samudra Langsa laksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan menyalurkan logistik bagi warga yang menempati Hunian Sementara (Huntara) melalui Pj Datok Penghulu, di Kampung Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan PKM ini adalah wujud Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir yang menerpa Bumi Muda Sedia di penghujung bulan November 2025 lalu.

Oleh karenanya sivitas akademika Universitas Samudra melalui kegiatan PKM yang bertajuk “Optimalisasi Respon Tanggap Darurat Bencana Banjir Melalui Distribusi Logistik Penunjang Keberlangsungan Tempat Tinggal Sementara” menyalurkan bantuan tersebut pada 12-13 Februari 2026 lalu.

Ketua tim dosen Program Studi Teknik Sipil, Shafira Salsabila, ST, MT, menjelaskan bahwa selain dirinya kegiatan ini juga ikut serta melibatkan tiga mahasiswa Teknik Sipil lainnya. Dimana kegiatan tersebut difokuskan pada upaya optimalisasi respon tanggap darurat melalui pendistribusian logistik guna mendukung keberlangsungan hunian sementara warga terdampak banjir.

Banjir yang melanda wilayah Kampung Tualang Baro beberapa waktu lalu menyebabkan sejumlah rumah warga terdampak dan memaksa sebagian masyarakat mengungsi ke tempat tinggal sementara.

Kondisi ini menuntut ketersediaan logistik yang memadai, baik untuk kebutuhan dasar maupun penunjang kenyamanan dan keamanan hunian sementara.

“Logistik yang didistribusikan terdiri dari Selimut, Kelambu, Tikar busa dan Bantal,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi dalam memperkuat respon tanggap darurat di tingkat desa/kampung, khususnya dalam pengelolaan dan distribusi logistik yang lebih terarah dan tepat sasaran,” imbuhnya.

Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengabdian, di mana mahasiswa dapat terlibat langsung dalam permasalahan nyata di lapangan.

Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kepekaan sosial sekaligus kompetensi teknis mahasiswa di bidang kebencanaan dan manajemen konstruksi darurat.

Sedangkan Pemerintah Desa setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh tim dari Universitas Samudra. Diharapkan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat seperti ini dapat terus berlanjut dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana di masa mendatang.

“Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, Universitas Samudra kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di wilayah rawan bencana seperti Kabupaten Aceh Tamiang,” pungkasnya. [ian]