Estafet Baru Pelajar Islam Indonesia: Amsal Alfian Resmi Nahkodai PB PII 2026–2028

Estafet Baru Pelajar Islam Indonesia: Amsal Alfian Resmi Nahkodai PB PII 2026–2028

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

Nasional, MediaKontras.id | Panggung utama Muktamar Nasional Pelajar Islam Indonesia (PII) ke-XXXIII di Palembang menjadi saksi lahirnya sejarah baru. Setelah melalui proses dialektika yang panjang dan dinamis sejak 10 Februari lalu, forum tertinggi organisasi pelajar tertua di Indonesia ini resmi menetapkan Dr (C) Amsal Alfian, S.E., M.E. sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PII periode 2026–2028.

 

Penetapan definitif yang dibacakan pada Minggu (15/2/2026) ini disambut gemuruh takbir oleh ribuan kader yang memadati lokasi Muktamar di Bumi Sriwijaya. Amsal, yang merupakan kader jebolan Aceh, kini memikul mandat penuh untuk membawa gerbong besar PII menuju transformasi global.

 

Intelektualitas LPDP di Pucuk Pimpinan

Terpilihnya Amsal bukan sekadar kemenangan elektoral, melainkan kemenangan gagasan. Sosoknya yang tengah menempuh studi doktoral (S-3) melalui jalur beasiswa bergengsi LPDP di Universitas Syiah Kuala, memberikan warna baru pada wajah kepemimpinan PII.

 

Di kalangan intelektual muda nasional, nama Amsal telah lama menjadi topik pembicaraan. Ia dipandang sebagai representasi “Aktivis Akademis”—sosok yang mampu menjaga ritme pergerakan organisasi tanpa mengesampingkan kedalaman berpikir ilmu pengetahuan.

 

“Muktamar ke-XXXIII ini menegaskan bahwa PII menginginkan kepemimpinan yang bervisi global namun tetap membumi secara intelektual. Amsal adalah jawaban atas tantangan zaman itu,” ujar salah satu delegasi senior di lokasi Muktamar.

 

Rekam Jejak Spektakuler: Dari Aceh untuk Dunia Sebelum resmi menyandang status Ketua Umum PB PII, Amsal telah mengukir catatan emas yang melampaui sejarah masa lalu organisasi. Sebagai Kabid Hubungan Luar Negeri PB PII periode sebelumnya, ia berhasil membentuk 7 Pengurus Wilayah Perwakilan Luar Negeri hanya dalam waktu satu tahun.

 

Capaian ini menjadi modal sosial yang kuat bagi kepemimpinannya dua tahun ke depan. Perjalanan kepemimpinannya yang dimulai dari akar rumput di Bireuen, Aceh, hingga ke kancah internasional, menunjukkan kematangan manajerial yang teruji. Ia bukan “pemimpin karbitan”, melainkan hasil tempaan berjenjang mulai dari Basic Training hingga Leadership Advance Training.

 

Membawa PII ke Panggung Dunia

Dalam pidato perdananya setelah terpilih, Amsal menekankan pentingnya kolaborasi dan adaptasi teknologi bagi pelajar Islam. Dengan moto “Berkarya dengan Hati, Mengabdi untuk Negeri”, ia berkomitmen menjadikan PII sebagai laboratorium kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan bangsa di masa depan.

 

Kini, setelah ketuk palu di Palembang menyudahi perhelatan Muktamar ke-XXXIII, publik menanti gebrakan Dr (C) Amsal Alfian. Di tangannya, harapan agar PII kembali menjadi lokomotif perubahan bagi dunia pendidikan dan keislaman di Indonesia, bahkan dunia, kini diletakkan.

 

Data Singkat Ketua Umum Terpilih:

Nama: Dr (C) Amsal Alfian, S.E., M.E.

Status Akademik: Awardee LPDP (Kandidat Doktor Ekonomi Syariah).

Riwayat Organisasi: Ketua Umum PW PII Aceh (2021-2024), Kabid Hublu PB PII.

Visi Utama: Internasionalisasi gerakan pelajar Islam dan penguatan basis intelektual kader.

Berita ini disusun berdasarkan hasil keputusan Muktamar Nasional PII ke-XXXIII Palembang, 15 Februari 2026.

Topik