MediaKontras.id | Pemerintah Gampong Sungai Pauh Pusaka, Kecamatan Langsa Barat, melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun 2026 sebagai wujud optimalisasi dana desa, di aula kantor geuchik setempat, Rabu, 4 Maret 2026.
Acara Musrenbangdes dibuka oleh Camat Langsa Barat, Riski Andrian SSTP, MM, diwakili Kasi PPMG Langsa Barat, Ernita SE, menyatakan bahwa seyogyanya acara ini dibuka oleh camat, namun karena satu dan lain hal maka diwakili.
Masih katanya, Musrenbangdes ini adalah hal penting sebagai wujud optimalisasi dalam perencanaan dana desa untuk nantinya ditetapkan sebagai APBDes tahun 2026.
Sementara, Koordinator Kecamatan (Korcam) Langsa Barat, Tenaga Pendamping Profesional (TPP), Irwan Pratama, memaparkan bahwa Musrenbangdes hari ini digagas adalah bagian terpenting dalam sebuah regulasi penerapan dana desa.
Oleh karena itu untuk tahun 2026 ini ada delapan prioritas sesuai dengan Permendes No. 16 tahun 2025 yang musti diimplementasikan. Pun demikian dengan adanya Musrenbangdes ini skala prioritas usulan warga akan dituangkan dan ditetapkan dalam APBDes 2026 nantinya.
“Alhamdulillah hari kita dapat hadir bersama dalam Musrenbangdes baik Tuha Peut Gampong (TPG) maupun warga lain untuk mengetahui apa yang direncanakannya,” ujar Irwan.
Sedangkan, Pj Geuchik Gampong Sungai Pauh Pusaka, Saifullah MPd, menyatakan bahwa kehadiran dirinya yang baru menjabat sebagai Pj Geuchik adalah untuk menjalankan roda pemerintahan gampong.
Oleh karenanya Musrenbangdes ini adalah bagian dari kegiatan penting untuk dilaksanakan dengan baik sesuai dengan Permendes maupun Perwal Kota Langsa yang baru terbit.
Masih kata, Saifullah, Musrenbangdes ini selayaknya dilaksanakan pada tahun lalu, namun karena ada musibah banjir bandang maka beberapa kegiatan tidak terlaksana dengan baik.
Selanjutnya, ia membacakan matrik yang telah dituangkan dalam Rencana Kegiatan Pembangunan (RKP) tahun 2026 dengan melihat slit yang bisa dilihat secara terbuka oleh semua peserta rapat.
Item demi item dibacakan secara runut dan direvisi sesuai dengan kesepakatan forum secara terbuka serta diterima semuanya.”Insya Allah setelah kita lakukan evaluasi ditingkat kecamatan dalam waktu dekat maka langsung kita tetapkan APBDes 2026 agar lebih cepat mengingat waktu yang kian mendesak,” ucap Saifullah pria bertubuh kekar itu.
Sambungnya, Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari Pemerintah Daerah telah kita tuntaskan pembahasannya untuk mengejar dead line nya.
“Saya kepingin nanti hasil dan penetapan APBDes 2026 akan kita buat baliho besar dan dipajang didepan kantor dan secara rinci alokasi anggaran juga kita tempel di ruang aula yang mudah dilihat oleh semua warga sebagai wujud transparansi” tegas Saifullah penuh optimis.
Salah seorang tokoh muda, Ismail yang hadir banyak memberikan masukan dan kritik tentang RKP yang tengah digodok di hadapan warga yang bertujuan optimalisasi dana desa tercapai dan mementingkan warga Sungai Pauh Pusaka.
“Kami sangat senang hari bisa melihat proses RKP ini dengan sangat terbuka dan tidak ada yang ditutup-tutupi dan ini yang sangat kami rindukan dengan kepemimpinan baru,” imbuhnya.
Acara dihadiri Ketua Tuha Peut Gampong, anggota, para kaur, kasi, perwakilan tokoh agama, pemuda dan Pendamping Desa (PD), T Ismuha serta Pendamping Lokal Desa (PLD), Babinsa, Bhabinkamtibmas dan unsur lainnya dalam nuansa hangat. [ian]






