Banda Aceh, MediaKontras.id | Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Bireuen (PB HIMABIR) menyampaikan dukungan kepada Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fad), khususnya dalam upaya penanganan bencana dan percepatan pemulihan pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.
Formatur PB HIMABIR Banda Aceh, Al Fhat Muhayat, menegaskan bahwa kebutuhan paling mendesak saat ini adalah kerja nyata pemerintah dalam penanganan bencana, mulai dari respons darurat hingga tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.
“PB HIMABIR menginginkan pemerintah Mualem–Dek Fad fokus penuh pada penanganan bencana. Ini adalah kebutuhan mendesak masyarakat Aceh hari ini,” ujar Al Fhat dalam keterangannya, Kamis (12/2).
Menurutnya, Pemerintah Aceh perlu terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar dampak bencana dapat diminimalkan dan masyarakat segera merasakan proses pemulihan secara menyeluruh.
PB HIMABIR juga mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan menjaga suasana tetap kondusif. Stabilitas pemerintahan dinilai penting agar roda pemerintahan dapat berjalan efektif dan hasil pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kita berharap semua pihak dapat menahan diri. Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Mualem–Dek Fad perlu diberikan ruang untuk menghadirkan pemerintahan yang baik, tenang, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tambahnya.
Dalam pernyataannya, PB HIMABIR turut mengakui bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi memiliki sejumlah keterbatasan, terutama terkait kapasitas dan kewenangan Pemerintah Aceh. Namun demikian, Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir bersama jajaran dinas terkait dinilai telah berupaya maksimal menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Kami melihat Sekda Aceh dan seluruh dinas terkait terus berusaha melakukan yang terbaik sesuai kemampuan dan kewenangan yang ada,” jelasnya.
Selain itu, PB HIMABIR menyoroti sejumlah langkah positif yang telah dilakukan pemerintah daerah, termasuk upaya pencegahan munculnya penyakit menular pascabanjir seperti kolera yang sempat dikhawatirkan masyarakat. Pemerintah juga disebut tengah dan akan melakukan perbaikan infrastruktur terdampak, seperti jalan, jembatan, serta fasilitas umum lainnya.
“Langkah-langkah ini penting dan patut diapresiasi karena menyentuh langsung rasa aman dan kebutuhan dasar masyarakat,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Al Fhat Muhayat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan kepercayaan kepada kepemimpinan Mualem–Dek Fad serta jajaran dinas di bawah koordinasi Sekda Aceh agar proses pemulihan dan pembangunan pascabencana berjalan optimal.
“Kami berharap semua pihak memberikan kepercayaan kepada Mualem–Dek Fad dan kepemimpinan dinas di bawah Sekda Aceh M. Nasir, demi Aceh yang pulih, stabil, dan berkeadilan,” pungkasnya.






