Bireuen, MediaKontras.id | Menjelang Idul Fitri, Himpunan Mahasiswa Bireuen (Himabir) Banda Aceh menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan paket persiapan lebaran kepada warga terdampak banjir di Gampong Raya Tambo, Peusangan, sebagai bentuk solidaritas dan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
Pada kesempatan kali ini, organisasi paguyuban tersebut melaksanakan aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat di Gampong Raya Tambo, Peusangan.
Kegiatan ini merupakan aksi nyata dari program kerja sosial Himabir yang bertujuan untuk meringankan beban ekonomi warga untuk menyambut hari raya idul Fitri serta memperkuat ikatan emosional antara mahasiswa dengan masyarakat di tingkat desa.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Nadhri Adlani, selaku pengurus Himabir yang turun langsung ke lokasi, menyatakan bahwa aksi ini adalah bentuk tanggung jawab moral mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) dan aksi sosial mahasiswa.
“Kami hadir di Gampong Raya Tambo bukan sekadar membawa bantuan fisik, tetapi membawa pesan bahwa mahasiswa Bireuen di Banda Aceh tetap peduli dan memperhatikan kondisi saudara-saudara kami di desa. Ini adalah bentuk pengabdian nyata kami kepada masyarakat” ujar Nadhri Adlani di sela-sela kegiatan.
Ia juga menjelaskan bahwa mahasiswa juga turun langsung ke lokasi banjir dan berbaur dengan masyarakat serta turut merasakan dan mendengarkan keluh kesah masyarakat yang terdampak bencana ini.
Bantuan yang disalurkan yaitu paket persiapan lebaran yang meliputi sembako dan kebutuhan pokok lainnya. Melalui aksi ini, pengurus Himabir berharap dapat memicu semangat gotong royong dan solidaritas di tengah masyarakat.
Para pengurus Himabir disambut dengan hangat oleh warga setempat.
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa jarak antara Banda Aceh dan Bireuen tidak menjadi penghalang bagi para pemuda untuk berkontribusi positif bagi tanah kelahiran.
Aksi sosial ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan bagi Himabir dan juga mahasiswa lainnya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam berbagai momentum sosial ke depannya.






