MediaKontras.id | Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Langsa mengundang sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) serta Insan Pers sebagai mitra kerja dalam menanggapi isu kekinian yang kian santer di Kota Langsa dalam bingkai rajutan silaturahmi.
Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Langsa, Darma Putra SP, mengatakan bahwa hari ini mengundang LSM dan Ormas yang ada di Kota Langsa untuk mendengar secara langsung apa persoalan mendasar terkait isu kekinian dalam ukhuwah.
Menurutnya, Kesbangpol memanggil dan mengajak duduk beberapa LSM dan Ormas mencari formula tepat untuk keberlangsungan Pemko Langsa kedepannya dan tidak menyampingkan keberadaan Ormas maupun lainya dalam membangunan komunikasi yang baik.
“Kesbangpol sangat terima kasih kepada sejawat LSM dan ormas sebagai mitra kerja dapat hadir ke kantor kami untuk membicarakan ihwal urgen juga untuk kemajuan Kota Langsa kedepannya,” kata Darma Putra.
Selain itu juga, Pemko Langsa akan terus berbenah untuk memberikan layanan yang terbaiknya, hanya saja beri ruang waktu untuk terus update apa yang menjadi persoalan publik.
Oleh karenanya, partisipasi publik merupakan elemen kunci dalam menciptakan stabilitas sosial dan tata kelola pemerintahan yang transparan serta akuntabel. Ia menilai, sinergi antara pemerintah, LSM, dan insan pers harus terus diperkuat untuk menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.
Tentunya, dalam rembuk atau forum ini bukan sekadar ruang silaturahmi, tetapi menjadi wadah strategis untuk membangun komunikasi dua arah yang konstruktif. Setiap masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam perumusan serta kebijakan nantinya.
“Kami sangat senang hari ini bisa duduk dan menerima masukan dari sejawat LSM dan Ormas yang memiliki kepedulian terhadap Pemko Langsa, kami ini kan mata dan telinganya pemerintah dan wajib tahu apa yang menjadi keluh kesah warga,” ucap Darma Putra penuh optimis.
Forum tersebut menghadirkan berbagai elemen strategis, di antaranya Zulfadli selaku Ketua LSM Perintis Aceh, M. Amrizal (Tgk. Maop) penasihat LSM LAKi Langsa, Chaidir Toweren Ketua Persatuan Wartawan Kota Langsa (PERWAL), serta Sumardi dari Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Aceh. Kehadiran mereka mencerminkan keterlibatan aktif masyarakat sipil dalam mengawal jalannya pemerintahan yang demokratis.
Dalam sesi diskusi, sejumlah peserta menyampaikan pandangan kritis dan konstruktif, khususnya terkait kualitas pelayanan publik, konsistensi implementasi kebijakan, serta keterbukaan informasi oleh pemerintah daerah. Isu transparansi dan akuntabilitas menjadi sorotan utama, seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kinerja pemerintah.
Begitu juga, Zulfadli menekankan pentingnya komitmen pemerintah dalam menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan, agar forum semacam ini tidak berhenti pada tataran wacana. Sementara itu, Chaidir Toweren menyoroti urgensi keterbukaan informasi publik sebagai fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Di kesempatan sama, Sumardi menilai forum ini sebagai langkah positif dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat sipil. Namun, ia mengingatkan agar forum dialog semacam ini dilakukan secara berkelanjutan dan menghasilkan tindak lanjut yang konkret.
Sedangkan di pagi harinya juga LSM Bungong Jaroe besutan Zulfadli SE, MM dan insan pers lainya juga telah diajak duduk bareng meminta masukan yang konstruktif dalam suasana yang hangat.
Membersamai, Sekretaris Kesbangpol Amir Muda Arafat, Kabid Kewaspadaan Nasional, Khairul Fahmi, Kabid Poldagri Kesbangpol Langsa, Mursalin SSTP, Kabid Idiologi Kesbangpol Langsa, Maimun Sapta dan lainnya. [ian]






