MediaKontras.id | Mendagri Tito Karnavian kunjungi Kabupaten Aceh Tamiang guna meninjau langsung proses recovery (pemulihan -red) pasca banjir bandang dan tanah longsor di daerah itu, Senin, 5 Januari 2026.
“Kemarin saya di langkahan, Bupatinya dan warga menyampaikan KK dan KTP hilang. Saya bilang simpel aja, Geuchiknya dipanggil, karena geuchik paling tau warganya, pendataan buat by name, by address,” ujar Tito dihadapan Muspida dan masyarakat Aceh Tamiang.
Lebih lanjut disampaikan, di data rusak ringan dan rusak berat, lalu dilaporkan pada camat, selanjutnya disampaikan pada Bupati.
“Bupati nantinya membuat SK terkait pendataan rusak ringan dan rusak berat, saya sudah berkoordinasi dengan Kapolri dan Jaksa Agung. Nantinya Kapolres dan Kejari ikut tanda tangan. Supaya tidak ada masalah hukum nantinya,” papar Tito lagi.
Selajutnya ujar Tito, KTP itu di kumpulkan, kita butuh kecepatan. Nantinya diserahkan BNPB, karena BNPB yang akan menganti biaya kerusakan.
Hal tersebut disampaikan setelah Tito meninjau langsung sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terdampak Banjir di Kabupaten Aceh Aceh Tamiang. [ian]






