Jakarta, MediaKontras.id | Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda Indonesia.
Ketua Umum Amsal dalam keterangan resminya menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk nyata keberpihakan negara terhadap masa depan pelajar dan anak-anak bangsa.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. PB PII mendukung penuh kebijakan ini karena sejalan dengan cita-cita pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” ujar Amsal dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik sejak usia dini sangat berpengaruh terhadap perkembangan fisik, mental, dan karakter pelajar. Oleh karena itu, program MBG harus dilaksanakan secara konsisten, merata, dan berkelanjutan di seluruh daerah.
PB PII, sebagai organisasi pelajar tertua di Indonesia, menilai bahwa MBG juga berpotensi menekan angka stunting, meningkatkan konsentrasi belajar, serta memperkuat kualitas pendidikan nasional.
“Pelajar yang sehat akan lebih mudah menyerap ilmu pengetahuan, memiliki semangat belajar tinggi, dan mampu berkontribusi positif bagi bangsa. Inilah yang menjadi fondasi menuju Indonesia yang maju dan berkeadilan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Amsal menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, serta masyarakat dalam menyukseskan program MBG.
“PB PII siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memastikan program ini berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi pelajar,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Amsal berharap program MBG dapat menjadi tonggak penting dalam membangun generasi emas Indonesia yang unggul secara intelektual, spiritual, dan sosial.
“Dengan gizi yang baik, pendidikan yang berkualitas, dan karakter yang kuat, kami optimis Indonesia akan memiliki generasi penerus yang siap menjawab tantangan zaman,” tutupnya.






