Pengurus Besar PII Periode 2026-2028 Resmi Dilantik di Palembang

Foto: Jajaran Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) periode 2026-2028 saat mengucapkan sumpah jabatan dalam acara pelantikan yang digelar di Atyasa Convention Center, Palembang, Minggu (15/2).

Pengurus Besar PII Periode 2026-2028 Resmi Dilantik di Palembang

Foto: Jajaran Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) periode 2026-2028 saat mengucapkan sumpah jabatan dalam acara pelantikan yang digelar di Atyasa Convention Center, Palembang, Minggu (15/2).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

MediaKontras.id | Tonggak kepemimpinan baru Organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) resmi dimulai. Pengurus Besar (PB) PII periode 2026-2028 resmi dilantik dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Atyasa Convention Center, Palembang, pada Minggu (15/2/2026).

Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, tokoh alumni, serta ratusan kader PII dari tingkat Pengurus Wilayah (PW) hingga Pengurus Daerah (PD) dari seluruh penjuru Indonesia.

Prosesi pelantikan ini disaksikan langsung oleh sejumlah tamu kehormatan, di antaranya: Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Kurniawan Abadi, SE., M.M., yang hadir mewakili Pj. Gubernur Sumatera Selatan.

Keterangan Foto: Suasana khidmat pelantikan PB PII Periode 2026-2028 di Kota Palembang. Di bawah panji Waktasimu bihablillahi jamiau walatafarraqu, kepengurusan baru ini berkomitmen menjaga marwah PII sebagai organisasi pengkaderan tertua di Indonesia yang fokus pada pendidikan karakter.

Dir Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol. Tony Budhi Susetyo, SIK., MA., mewakili Kapolda Sumsel. Pemerintah Kota Palembang yang diwakili oleh Dr. Rizal Pahlevi, MA.

Tokoh-tokoh dari Keluarga Besar (KB) PII Pusat serta Ketua KB PII Sumsel, Dr. (c) Rizal Samsul, SH., MH.

Estafet kepemimpinan diserahkan oleh jajaran pengurus demisioner, yakni Ketua Umum PB PII Demisioner, Abdul Qohar Ruslan, dan Sekjen Furqan, kepada jajaran pengurus baru, termasuk di antaranya Komandan Brigade Jefri dan Ketua Korpus PII Wati Melisa.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PB PII yang baru dilantik menekankan pentingnya merefleksikan kembali sejarah panjang PII yang berdiri sejak 1947. Sebagai organisasi pelajar tertua di Indonesia, PII berkomitmen untuk tetap relevan dengan tantangan zaman.

“PII adalah organisasi pengkaderan. Visi dan misi kita harus terus digaungkan, terutama dalam memperkuat pendidikan karakter pelajar di Indonesia. Melalui sistem training yang kita miliki, PII menjamin lahirnya pemimpin-pemimpin hebat bagi masa depan bangsa,” tegasnya.

Seruan “PII Milik Semua”, Menyitir pesan mendalam dari Al-Qur’an, Surah Ali Imran ayat 103, “Waktasimu bihablillahi jamiau walatafarraqu” (Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali agama Allah, dan janganlah kamu bercerai berai), pucuk pimpinan PB PII tersebut membawa pesan perdamaian yang kuat.

Ia menekankan bahwa PII adalah rumah besar bagi seluruh kader tanpa terkecuali. Ada beberapa poin krusial yang ditegaskan dalam komitmennya.

Komitmen Persatuan, Berjanji untuk merangkul dan mempersatukan seluruh kader di seluruh Indonesia.

Menolak Perpecahan Menegaskan bahwa PII adalah organisasi yang ramah dan bebas dari kebencian. Saling menyerang bukan merupakan identitas kader PII.

Menegaskan bahwa hasil Muktamar Nasional adalah milik kolektif seluruh kader, bukan segelintir kelompok.

Acara ditutup dengan apresiasi mendalam kepada panitia pelaksana (Organizing Committee dan Steering Committee) yang telah sukses menyelenggarakan perhelatan nasional ini di Kota Pempek. Dengan semangat “Berjuang dan Mengabdi”, PB PII periode 2026-2028 siap menatap masa depan untuk membangun pelajar Indonesia yang berintegritas.