Perdana, 200 Jamaah Haji Langsa Ikuti Bimbingan Manasik Haji Nasional Secara Daring

Kakankemenhaj Kota Langsa, H Muhammad Syahrul S. Sos.I, saat memberikan arahan usai mengikuti daring pembukaan manasik haji nasional, di Hall Convention Harmoni Langsa, Rabu, 11 Februari 2026. Foto/Rapian.

Perdana, 200 Jamaah Haji Langsa Ikuti Bimbingan Manasik Haji Nasional Secara Daring

Kakankemenhaj Kota Langsa, H Muhammad Syahrul S. Sos.I, saat memberikan arahan usai mengikuti daring pembukaan manasik haji nasional, di Hall Convention Harmoni Langsa, Rabu, 11 Februari 2026. Foto/Rapian.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

MediaKontras.id | Sebanyak 200 Jamaah Haji (JH) asal Kota Langsa mengikuti bimbingan manasik haji nasional secara daring (online) yang dilaksanakan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Langsa, di Convention Hall Harmoni Langsa, Rabu, 11 Februari 2026.

Bimbingan manasik (Bimsik) haji nasional untuk tahun 1447 H/2026 M juga mengusung tema “Manasik Haji Terintegrasi Menuju Layanan Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan”.

Acara dibuka Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan, juga dihadiri Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji serta perwakilan Komisi VIII DPR-RI, H Abdul Wachid.

Dalam arahannya, Menhaj, Gus Irfan, mengatakan kepada para jamaah haji agar tetap menjaga kesehatan dari mulai hari ini hingga berada di Mekkah, meskipun jadwal berangkat hingga dua bulan kedepan nantinya.

Hal lain, pihak petugas haji tahun ini akan terus memaksimalkan tugas dan fungsinya agar jamaah haji terlayani dengan baik dan maksimal.

“Andaikan nantinya saat jalani ibadah haji para petugas haji abai maka akan diberikan tindakan, dan kami tegasnya dahulukan layani jamaah haji ketimbang ibadah haji petugas,” tegas Gus Irfan.

Sementara, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kakankemenhaj) Kota Langsa, H Muhammad Syahrul S. Sos.I, meminta bagi jamaah haji agar tetap menjaga kesehatan, dan ada ketentuan baru yang telah ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi yang jauh lebih ketat.

Oleh karenanya bagi jamaah haji agar mengindahkan semua aturan baru yang super ketat ini, bahkan swafoto atau selfie juga menjadi perhatian bersama dan sekarang ini menuai larangan ketika di Arab Saudi saat menjalani ibadah nantinya.

“Ini penting kita sampaikan kepada jamaah haji agar menjaga kesehatan dan patuhi semua aturan baru yang ditetapkan pemerintah setempat agar ibadah haji berjalan dengan baik serta pulang dengan menyandang status haji mabrur,” ungkap H Muhammad Syahrul yang diaminkan para jamah haji yang hadir.

Usai mengikuti pembukaan bimbingan manasik haji nasional, dilanjutkan dengan pembekalan manasik dan didapuk sebagai pemateri Muhammad Nizar Ketua Kloter jamah haji Banda Aceh dan Kota Langsa dari Banda Aceh.

Hadir juga Ketua Panitia yang juga Kasie Bina Haji dan Umrah dan Pelayanan Haji Kemenhaj Kota Langsa, Hanifah SE.I, serta staf Kemenhaj Kota Langsa lainnya.

Sebagai informasi total jamaah haji asal Kota Langsa ada 200 peserta yang terdiri dari laki-laki 85 dan perempuan 115 peserta jamaah haji.

Sedangkan pembagiannya untuk Kecamatan Langsa Barat ada 29, Kecamatan Langsa Baro 63, Kecamatan Langsa Kota 53, Kecamatan Langsa Lama 34 dan Kecamatan Langsa Timur ada 18 dengan totalnya 200 jamaah haji.

Untuk jamaah haji tertua yakni, Ramlah dengan usia 101 tahun asal Kecamatan Langsa Kota dan yang termuda yakni Alif Dzakwan usia 21 tahun asal Kecamatan Langsa Barat. [ian]