MediaKontras.id | Dosen Universitas Samudra (Unsam) Langsa salurkan bantuan berupa Hygiene Kits untuk warga yang terdampak banjir bandang sebagai upaya pemulihan kesehatan, di Kampung Raja Tuha, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat, 28 Februari 2026 lalu.
Dosen Universitas Samudra (Unsam) Langsa, Dr. Faiz Isma, ST, MT, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan berupa Hygiene kits ini adalah bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan membantu masyarakat menjaga kebersihan diri sekaligus mencegah munculnya berbagai penyakit setelah bencana banjir.
“Bantuan yang disalurkan meliputi sabun mandi antiseptik, sikat gigi, pasta gigi, sampo, serta susu balita,” jelasnya.
Hal lain kata, Dr. Faiz Isma, bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tanggap darurat pasca bencana. Program ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan material, tetapi juga menjadi bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan diri di tengah kondisi pascabanjir.
“Pengabdian ini kami lakukan agar masyarakat tetap sehat dengan menjaga kebersihan diri serta lebih peduli terhadap kondisi kesehatan masing-masing,” ujar Dr. Faiz Isma.
Ia menjelaskan, pemilihan isi hygiene kits disesuaikan dengan kebutuhan mendesak warga pascabanjir. Kondisi air bersih yang terbatas dan tingkat kelembapan yang tinggi dinilai dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, sehingga perlengkapan kebersihan menjadi kebutuhan yang sangat penting.
Lantas, aksi sosial tersebut juga menjadi simbol kepedulian perguruan tinggi terhadap masyarakat terdampak bencana. Keterlibatan dosen bersama mahasiswa Universitas Samudra menunjukkan komitmen kampus dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek Pengabdian Kepada Masyarakat.
Seperti diketahui, banjir yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025 menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat di sejumlah wilayah. Karena itu, berbagai langkah pemulihan terus digencarkan agar warga dapat bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
Melalui bantuan ini, Dr. Faiz Isma berharap beban masyarakat dapat sedikit berkurang. “Selain itu, warga juga diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan diri untuk mencegah penyakit yang rentan muncul setelah bencana,” tukasnya. [ian]






