Relawan Pemko Lhokseumawe Gelar Bersih Pesantren Pascabanjir di Dayah Darul Ma’arif Bireuen

Relawan Pemko Lhokseumawe Gelar Bersih Pesantren Pascabanjir di Dayah Darul Ma’arif Bireuen

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

MediaKontras.id | Sebagai bentuk respon kemanusiaan pascabencana banjir di Kabupaten Bireuen, Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe berkolaborasi dengan TNI dan perangkat daerah menggelar kegiatan Bersih Pesantren di Dayah Darul Ma’arif, Desa Samuti, Kecamatan Gandapura, Sabtu (3/1/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan unsur Kodim 0103 Aceh Utara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe, serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Lhokseumawe. Sinergi lintas instansi ini difokuskan pada pembersihan lumpur, sampah pascabanjir, serta penataan kembali lingkungan pesantren yang terdampak.

 

Para relawan bersama santri dan pengurus dayah melakukan pembersihan halaman, ruang belajar, asrama, hingga saluran air. DLH Kota Lhokseumawe menurunkan armada pengangkut sampah dan peralatan kebersihan, sementara Damkar membantu penyemprotan area yang terdampak banjir untuk mempercepat proses pemulihan.

 

Ketua Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe, Habibillah, SE, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari respon kemanusiaan pascabencana. “Banjir tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak pada kenyamanan dan kesehatan lingkungan pesantren. Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan arahan dari bapak Walikota Lhokseumawe Dr. Sayuti, Abubakar, SH.MH untuk membantu melakukan pembersihan dampak dari banjir bandang dan mempercepatan pemulihan agar proses belajar bagi santri bisa dimulai kembali, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan,”

 

Kami juga melakukan koordinasi dan kerjasama dengan Bapak Danrem 011/LW kolaborasi lintas sektor. “Sinergi relawan, TNI, dan perangkat daerah menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

 

Sementara itu, Lettu Inf M. Ali Kepala Regu Kodim 0103 Aceh Utara menegaskan bahwa keterlibatan TNI merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dan respon cepat terhadap kondisi pascabencana. “Kami hadir sebagai darma bakti kami untuk membantu masyarakat bangkit pascabanjir. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan dayah, kondisi saat ini dayah sangat butuh perhatian pemerintah an masyarakat mengingat parah nya kerusakan yang ditimbulkan dari Fasilitas, sara dan prasarana Dayah ” ungkapnya.

 

Pimpinan Dayah Darul Ma’arif menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian seluruh pihak. “Banjir sempat mengganggu aktivitas belajar santri. Kehadiran relawan dan instansi terkait sangat membantu memulihkan lingkungan dayah sehingga kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan normal, dan saya mengucapkan ribuan terimakasih kepada bapak Dr.Sayuti Abubakar, SH.MH, Wali Kota Lhokseumawe, Relawan dan TNI yang telah membantu Dayah kami, semoga sinergitas ini terus berlanjut di kemudian hari ,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan Bersih Pesantren pascabencana banjir ini, Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe berharap dapat mendorong pemulihan lingkungan pendidikan keagamaan sekaligus memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial antarwilayah.

Topik