Sambut Ramadan dengan Air Bersih: Tim PKM Universitas Samudra Rehabilitasi Sarana Air pada Fasiltas Umum Pasca Banjir Bandang

Ketua Hidayatullah dan tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Samudra, saat melaksanakan program rehabilitasi sarana air bersih pada fasilitas umum pasca banjir bandang, di Kampung Gelanggang Merak, Aceh Tamiang, Jumat, 13 Februari 2026 lalu. Foto/ist.

Sambut Ramadan dengan Air Bersih: Tim PKM Universitas Samudra Rehabilitasi Sarana Air pada Fasiltas Umum Pasca Banjir Bandang

Ketua Hidayatullah dan tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Samudra, saat melaksanakan program rehabilitasi sarana air bersih pada fasilitas umum pasca banjir bandang, di Kampung Gelanggang Merak, Aceh Tamiang, Jumat, 13 Februari 2026 lalu. Foto/ist.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

 

MediaKontras.id | Dipenghujung bulan Syaban, menjelang pintu gerbang Ramadan yang penuh berkah, hadir secercah harapan baru bagi masyarakat Kampung Gelanggang Merak, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Samudra, sukses melaksanakan program rehabilitasi sarana air bersih pada fasilitas umum pasca banjir bandang, Jumat, 13 Februari 2026 lalu.

Kegiatan PKM tanggap bencana di ketuai oleh Hidayatullah bersama dengan sejumlah mahasiswa, ini menjawab kebutuhan paling mendesak warga pascabencana: ketersediaan air bersih, khususnya di tempat ibadah.

Mengingat waktu pelaksanaan yang berdekatan dengan bulan suci Ramadan, rehabilitasi difokuskan pada fasilitas air bersih di tempat ibadah, agar jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.

Tak sekadar mengalirkan air, tim PKM Universitas Samudra menghadirkan solusi berkelanjutan dengan menginstalasi sistem penyaring air modern. Berdasarkan desain teknis yang diterapkan, instalasi air bersih ini dibangun dengan spesifikasi yang matang. Air baku yang berasal dari sumur dialirkan menggunakan mesin pompa.

Sebelum masuk ke tahap distribusi, air terlebih dahulu diproses dalam sebuah Filter Cartridge yang dipasang. Teknologi filter ini berperan vital untuk menyaring partikel-partikel lumpur dan kontaminan pascabanjir, sehingga air yang keluar menjadi lebih jernih dan layak digunakan untuk keperluan ibadah seperti wudhu serta kebersihan lingkungan tempat ibadah.

“Kami tidak hanya ingin membangun, tetapi memastikan sarana yang kami berikan benar-benar bermanfaat dalam jangka panjang. Dengan teknologi filtrasi ini, air dari sumur yang sempat kerap tercemar lumpur banjir, kini dapat dinikmati kembali oleh masyarakat. Ini adalah bentuk nyata kepedulian perguruan tinggi dalam pemulihan pascabencana,” ujar Hidayatullah selaku ketua tim.

Kehadiran tim Universitas Samudra disambut dengan antusiasme luar biasa oleh aparatur desa dan warga setempat. Dalam sambutannya, Datok Gelanggang Merak, Sayed Hidayatullah menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dan kerja cepat yang dilakukan oleh para dosen dan mahasiswa.

“Atas nama seluruh masyarakat Gelanggang Merak, saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Tim PKM Universitas Samudra. Banjir bandang kemarin telah merusak banyak fasilitas, termasuk sumber air bersih kami. Kini, dengan adanya instalasi air bersih di masjid ini, insyaallah warga akan lebih terbantu, apalagi menjelang Ramadan. Kami berharap sarana ini dapat terus terpelihara dengan baik dan menjadi keberkahan bagi kita semua, serta menjadi amal jariyah bagi bapak/ibu dosen dan mahasiswa,” tuturnya penuh haru.

Program rehabilitasi ini tidak hanya berdampak pada aspek fisik bangunan, tetapi juga pada semangat kebersamaan dan kesiapan spiritual masyarakat dalam menyambut bulan suci. Dengan tersedianya air bersih yang memadai, aktivitas ibadah seperti persiapan berbuka puasa, salat berjamaah, dan tadarus dapat berjalan lebih lancar.

Melalui kegiatan ini, Universitas Samudra kembali menegaskan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat, tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang hadir di tengah kesulitan, membawa solusi, dan menebar manfaat untuk kemaslahatan umat. [ian]