Tim PKM Kimia Universitas Samudra Salurkan Bantuan Pasca Banjir di Aceh Tamiang

Tim PKM Kimia Universitas Samudra Salurkan Bantuan Pasca Banjir di Aceh Tamiang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

Aceh Tamiang, MediaKontras.id | Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Bencana dari Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Samudra menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Dusun Perantauan, Desa Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang didanai melalui hibah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Samudra (LPPM) dengan sumber pendanaan dari DIPA Universitas Samudra Tahun 2026.

Ketua Tim PKM, Yulida Amri, mengatakan kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat yang terdampak banjir sekaligus memberikan edukasi mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat serta memberikan pemahaman tentang langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan jika terjadi bencana serupa di masa mendatang,” ujar Yulida.

Ia menjelaskan, tim PKM terdiri dari dosen dan mahasiswa Program Studi Kimia, yakni Hayatul Albar, Syahas Bullah, dan Muskiati.

Dusun Perantauan diketahui menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat banjir beberapa waktu lalu. Dari total sekitar 111 kepala keluarga (KK), sebagian besar rumah sempat terendam air dengan ketinggian mencapai hampir tiga meter. Kondisi tersebut menyebabkan terganggunya aktivitas serta berdampak pada kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, tim PKM juga melakukan sosialisasi mengenai kondisi bencana yang dialami masyarakat serta pentingnya upaya mitigasi dan kesiapsiagaan. Selain itu, warga diminta mengisi kuesioner terkait dampak banjir yang mereka alami, mulai dari kondisi kesehatan, sumber air bersih, hingga kebutuhan masyarakat pascabencana.

Data dari kuesioner tersebut akan menjadi bahan kajian untuk pengembangan kegiatan pengabdian dan penelitian selanjutnya.

Sebagai bentuk kepedulian, tim PKM turut menyalurkan bantuan sembako berupa beras, minyak goreng, gula, telur, dan garam. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada kepala dusun setempat untuk kemudian didistribusikan kepada 111 kepala keluarga yang terdampak banjir.

Melalui kegiatan ini, pihak universitas berharap kehadiran akademisi dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu pemulihan kondisi warga pascabencana di wilayah tersebut.

Topik