Jakarta, MediaKontras.ID | Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), Prof. Dr. Herman Fithra, Asean Eng, mencuri perhatian dalam pertemuan tingkat tinggi di Jakarta, Senin (5/1/2026). Di hadapan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto, Prof. Herman membedah skema kesejahteraan dosen yang progresif, di mana seorang Guru Besar (Profesor) mampu mengantongi penghasilan hingga Rp54 juta per bulan.
Paparan ini disampaikan dalam agenda strategis Penandatanganan Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Graha Diktisaintek, Jakarta.
Prof. Herman menegaskan bahwa kesejahteraan adalah kunci utama untuk memacu mutu lulusan yang kompeten. Namun, ia menggarisbawahi bahwa angka-angka fantastis tersebut tidak datang cuma-cuma, melainkan berbanding lurus dengan beban kinerja.
“Pemberian tunjangan kinerja (tukin) harus diimbangi dengan output nyata. Dosen dituntut memenuhi BKD (Beban Kinerja Dosen) yang mencakup Tridarma Pendidikan, Penelitian, hingga Pengabdian Masyarakat,” tegas Prof. Herman di hadapan jajaran pejabat Kemendiktisaintek dan seluruh Rektor PTN se-Indonesia.

Rincian Gaji Dosen Dalam skenario remunerasi Unimal sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU), Prof. Herman memaparkan proyeksi pendapatan dosen berdasarkan jabatan fungsional:
Guru Besar: Hingga Rp54 Juta/bulan
Lektor Kepala: Hingga Rp46 Juta/bulan
Lektor: Hingga Rp37 Juta/bulan
Asisten Ahli: Hingga Rp11 Juta/bulan
Strategi Pendanaan Mandiri, Angka tersebut tidak sepenuhnya bergantung pada APBN. Prof. Herman mengungkapkan bahwa Unimal memaksimalkan berbagai sumber pendanaan non-pemerintah (PNBP), di antaranya:
• Optimalisasi aset kampus.
• Kerja sama strategis dengan sektor industri.
• Kemitraan internasional dan pemerintah.
Layanan sertifikasi dan pelatihan. Di akhir paparannya, Prof. Herman memberikan apresiasi sekaligus “titipan” kepada Menteri Brian Yuliarto agar kebijakan tunjangan kinerja yang telah dimulai sejak 2025 tetap dipertahankan.
“Kami harap pemberian tukin kepada dosen ini tetap dipertahankan ke depannya, Pak Menteri,” pungkasnya yang disambut antusias oleh para pimpinan perguruan tinggi yang hadir.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wamendiktisaintek, Sesjen, Irjen, Dirjen, serta perwakilan dari 160 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari berbagai wilayah di Indonesia.
Saat dikonfirmasi media ini, Rektor Universitas Malikussaleh, Prof. Dr. Herman Fithra, Asean Eng, merespons capaian Unimal dengan ungkapan syukur yang sederhana namun bermakna. “Alhamdulillah,” tuturnya.
Sumber: https:news.unimal.ac.id






