— JCH Tertua Ramlah dan Termuda Alif Dzakwan —
MediaKontras.id | Sebanyak 200 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kota Langsa mengikuti bimbingan manasik haji yang dilaksanakan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Langsa, di aula SMKN 3 Langsa, Sabtu, 7 Februari 2026.
Tercatat jamaah calon haji yang tertua yakni Ramlah dengan usia 101 tahun asal Kecamatan Langsa Kota dan yang termuda adalah Alif Dzakwan dengan usia 21 tahun asal Kecamatan Langsa Barat.
Bimbingan manasik haji terintegrasi Kabupaten/Kota dan Kecamatan tahun 1447 H/2026 M, mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan” selama empat hari dari 7 hingga 10 Februari 2026 mendatang.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kakankemenhaj) Kota Langsa, H Muhammad Syahrul S. Sos.I, saat membuka acara mengatakan bimbingan manasik haji tingkat kecamatan ini dilaksanakan agar para tamu Allah dapat memahami tahapan haji saat berada di tanah suci.
“Jamaah Calon Haji (CJH) tahun 2026 hatinya pastinya berbunga-bunga yang artinya sudah menantikan keberangkatan sejak bertahun-tahun, bagaimana kita nantinya sampai di Bandara King Abdul Aziz, dan selanjutnya,” ungkap H Muhammad Syahrul.
Lantas, dalam bimbingan manasik haji tingkat kecamatan se-Kota Langsa seyogianya para jamaah calon haji tidak sungkan menanyakan apa saja, ketika berada di tanah suci juga jangan sungkan untuk bertanya demi kelancaran ibadah, namun demikian manasik haji tetap memberikan bimbingan yang terbaik.
Dalam menjalankan ibadah haji yang merupakan rukun islam ini agar jamaah calon haji menjaga kesehatan, pola makan, luruskan niat, jangan berpikir untuk belanja atau wisata, itu nanti saja sebagai bonus.
“Semoga bapak dan ibu yang menjadi jamaah calon haji menjadi haji yang mabrur, ada kebanggan bagi kami hingga menghantarkan ke tangga pesawat begitu juga nantinya menjemput di tanah air dengan keadaan sehat bagi para jamaah calon haji semuanya,” ungkap H Muhammad Syahrul.
Sebelumnya, Ketua Panitia yang juga Kasie Bina Haji dan Umrah dan Pelayanan Haji Kemenhaj Kota Langsa, Hanifah SE.I, menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakan bimbingan manasik haji reguler untuk tahun 2026 untuk meningkatkan pemahaman para peserta jamaah calon haji agar dapat beribadah dengan mandiri, khusuk dan lancar.
Selain itu juga, kata Hanifah, total jamaah calon haji ada 200 yang terdiri dari laki-laki 85 dan perempuan 115 peserta jamaah calon haji.
Sedangkan pembagiannya untuk Kecamatan Langsa Barat ada 29, Kecamatan Langsa Baro 63, Kecamatan Langsa Kota 53, Kecamatan Langsa Lama 34 dan Kecamatan Langsa Timur ada 18 dengan totalnya 200 jamaah calon haji.
“Untuk jamaah calon haji tertua yakni, Ramlah dengan usia 101 tahun asal Kecamatan Langsa Kota dan yang termuda yakni Alif Dzakwan, usia 21 tahun asal Kecamatan Langsa Barat,” terangnya.
Acara open seremonial dipandu oleh H Khalidin dan didapuk sebagai pemateri bimbingan manasik haji oleh H Anwar Fadli yang juga Kakankemenag Aceh Tamiang dan H Aswin Duaputra SHI, MH dari Kemenag Langsa. [ian]






