Pemko Langsa Peringati Isra Mikraj

Wakil Wali Kota Langsa, Muhammad Haikal, berfoto bersama forkopimda usai peringatan Isra Mikraj, di Masjid Agung Darul Fallah Kota Langsa, Selasa 20 Januari 2026 malam. Foto/ist.

Pemko Langsa Peringati Isra Mikraj

Wakil Wali Kota Langsa, Muhammad Haikal, berfoto bersama forkopimda usai peringatan Isra Mikraj, di Masjid Agung Darul Fallah Kota Langsa, Selasa 20 Januari 2026 malam. Foto/ist.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

MediaKontras.id | Pemerintah Kota (Pemko) Pemko Langsa peringati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, di Masjid Agung Darul Fallah Kota Langsa, Selasa 20 Januari 2026 malam.

Didapuk sebagai penceramah Tgk. H. Syeh Muhajir Usman, S.Ag, LLM, untuk mengisi tausiyah yang turut dihadiri Ketua DPRK Langsa, Melvita Sari SAB, unsur Forkopimda, Asisten, Pimpinan OPD, ASN dalam lingkup Pemko Langsa, Ketua TP PKK, tokoh agama dan masyarakat beserta tamu undangan lainnya.

Wakil Wali Kota Langsa, Muhammad Haikal Alfisyahrin, ST, menyampaikan peringatan Isra Mikraj, Nabi Muhammad SAW merupakan momentum yang sangat mulia bagi kita semua untuk kembali meneguhkan keimanan dan memperbaiki kualitas ibadah, khususnya salat, yang menjadi pesan utama dari peristiwa agung tersebut.

“Isra Mikraj bukan sekadar perjalanan luar biasa bagi Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sarat dengan pelajaran tentang ketaatan, keteguhan iman, dan pentingnya kedisiplinan spiritual dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Beberapa waktu terakhir, kita semua diuji dengan musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, termasuk di Kota Langsa. Musibah ini mengingatkan kita bahwa kehidupan dunia penuh dengan cobaan, dan manusia tidak pernah lepas dari kehendak Allah SWT.

“Dari ujian tersebut, mari kita jadikan peringatan Isra Mikraj ini sebagai sarana muhasabah, untuk memperkuat kepedulian sosial, menumbuhkan semangat saling membantu, serta meningkatkan rasa kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat,” tutur Haikal.

Pemerintah Kota Langsa hingga sampai saat ini masih terus berupaya untuk hadir dan bekerja bersama dengan seluruh elemen masyarakat dalam menangani dampak bencana.

Tidak hanya itu melalui peringatan Isra Mikraj ini, Haikal pun mengajak para jamaah untuk dapat meneladani akhlak Rasulullah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, serta membangun Kota Langsa yang religius, harmonis, dan berkeadaban sembari memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT agar Kota Langsa senantiasa dijauhkan dari segala mara-bahaya.

Selanjutnya, Tgk. H. Syeh Muhajir Usman dalam tausiahnya menjelaskan peristiwa Isra mikraj adalah rangkaian dua peristiwa besar yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW atas kehendak Allah SWT.

Isra adalah perjalanan malam Rasulullah SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Baitul Maqdis atau Masjid Al-Aqsa di Palestina yang menempuh jarak kurang lebih 1.500 KM.

Setelah itu, Mikraj adalah peristiwa ketika Nabi Muhammad SAW diangkat dari Masjid Al-Aqsa menembus lapisan-lapisan langit hingga mencapai Sidratul Muntaha.

“Pada peristiwa Mikraj inilah Allah SWT menetapkan kewajiban salat lima waktu bagi umat Islam, yang kemudian menjadi ibadah wajib dalam kehidupan seorang muslim.” jelasnya.

Kemudian, Tgk. H. Syeh Muhajir Usman juga turut memaparkan makna dari firman Allah SWT dalam Al-Qur’an. Peristiwa Isra Mikraj dijelaskan secara langsung melalui surah Al-Isra’ ayat 1.

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya dia maha mendengar lagi maha melihat.” tandasnya. [ian]