Satu Unit Mobil Pickup Angkut BBM Terbakar

Tim Damkar saat memadamkan satu unit mobil pickup Suzuki Carry Nopol BK 9373 PV terbakar di jalan lintas Nasional Medan - Banda Aceh, tepatnya di depan Masjid Sabilussalam Gampong Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur, sekira pukul 16.49 wib, Jumat, 6 Februari 2026. Foto/ist.

Satu Unit Mobil Pickup Angkut BBM Terbakar

Tim Damkar saat memadamkan satu unit mobil pickup Suzuki Carry Nopol BK 9373 PV terbakar di jalan lintas Nasional Medan - Banda Aceh, tepatnya di depan Masjid Sabilussalam Gampong Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur, sekira pukul 16.49 wib, Jumat, 6 Februari 2026. Foto/ist.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

MediaKontras.id | Satu unit mobil pickup Suzuki Carry Nopol BK 9373 PV terbakar di jalan lintas Nasional Medan – Banda Aceh, tepatnya di depan Masjid Sabilussalam Gampong Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur, sekira pukul 16.49 wib, Jumat, 6 Februari 2026.

Kebakaran hebat terjadi persis di tengah jalan raya, api membumbung tinggi membakar mobil tersebut. Peristiwa itu, sangat menganggu para pengendara yang sedang melintas, bahkan sebagian harus melalui jalan lain.

Dalam insiden kebakaran tersebut tidak ada dilaporkan korban jiwa bahkan sang sopir dikabarkan juga meninggalkan mobil tersebut.

Sesaat kemudian petugas Damkar Kota Langsa berjibaku memadamkan api yang berkobar. Peristiwa itu banyak disaksikan oleh masyarakat setempat dan para pelintas.

Menurut laporan warga setempat, pemilik mobil tidak ada di tempat saat kebakaran terjadi dan api mulai membesar dengan cepat. Petugas BPBD dan Pemadam Kebakaran Kota Langsa segera merespons laporan tersebut dengan menurunkan 3 unit armada, termasuk 2 unit pemadam api dan 1 unit tangki suplay air serta
Alat Pemadam Api Ringan (APAR) 

Proses pemadaman berlangsung selama sekitar 60 menit dan api berhasil dipadamkan pada pukul 17:50 WIB. Meskipun demikian, mobil pickup tersebut hangus terbakar dan kerugian masih dalam pendataan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Langsa, Nursal Saputra, S.STP, MAP, menyatakan bahwa situasi telah dinyatakan kondusif dan proses pemadaman telah selesai. Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

“Masyarakat diharapkan untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat membawa bahan bakar minyak,” demikian Nursal. [ian]