Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Samudra Raih Hibah Pendanaan Berdampak Bencana

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Dr Mastura, saat melepas 500 mahasiswa program berdampak pemberdayaan dalam pemulihan dampak bencana di Sumatra tahun 2026. Foto/ist.

Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Samudra Raih Hibah Pendanaan Berdampak Bencana

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Dr Mastura, saat melepas 500 mahasiswa program berdampak pemberdayaan dalam pemulihan dampak bencana di Sumatra tahun 2026. Foto/ist.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

MediaKontras.id | Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Samudra raih hibah pendanaan program mahasiswa berdampak pemberdayaan masyarakat dalam pemulihan dampak bencana di Sumatra tahun 2026.

Universitas Samudra (Unsam), melalui Fakultas Sains dan Teknologi (FST), kembali mencatatkan capaian akademik dengan diperolehnya pendanaan Program Mahasiswa Berdampak (BIMA) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Dimana Universitas Samudra menorehkan sejarah sebagai salah satu kampus pemenang terbanyak program hibah mahasiswa berdampak tahun 2026 yaitu sebanyak 18 proposal.

Dari 18 proposal yang dinyatakan lolos tersebut, sebanyak 11 proposal berasal dari dosen pembimbing Fakultas Sains dan Teknologi (FST), dimana 4 proposalnya adalah dibimbing langsung oleh dosen Senior dari Program Studi Teknik Mesin (PSTM).

Capaian ini mencerminkan komitmen dosen Fakultas Sains dan Teknologi Unsam dalam mengembangkan program pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa secara aktif serta berorientasi pada dampak nyata dan berkelanjutan, sejalan dengan kebijakan pendidikan tinggi nasional dari Diktisaintek Berdampak.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Dr Mastura S.SI, MSI, kepada MediaKontras.id, Sabtu, 7 Februari 2026 beserta seluruh jajarannya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh dosen pengusul yang berhasil lolos seleksi dan memenangkan Hibah Pendanaan Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026.

Ia juga berharap kepada semua tim yang memperoleh hibah pendanaan tersebut, agar dapat melaksanakannya secara totalitas dan maksimal serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas akademik, sehingga dapat berkontribusi nyata terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Sejalan dengan implementasi program tersebut, Fakultas Sains dan Teknologi melepas keberangkatan serta mengucapkan selamat bertugas kepada 550 mahasiswa yang tergabung dalam berbagai Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Samudra yang meliputi BEM, Himpunan Mahasiswa, dan UKM.

“Seluruh partisipan akan melaksanakan pengabdian selama satu bulan di lokasi sasaran dengan harapan dapat menjaga integritas, menjunjung etika, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” terangnya.

Adapun daftar dosen Program Studi Teknik Mesin (PSTM) beserta judul proposal yang berhasil lolos pada Program Mahasiswa Berdampak: “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026” adalah sebagai berikut.

1. Dr. Zainal Arif, ST, MT, dengan judul Program nya adalah ‘Sistem Air Bersih dan Higiene Berkelanjutan Masjid–TPA Pascabanjir Bandar Kelurahan Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang’. (Usulan dari UKM Lembaga Dakwah Fakultas LDF Al Hadid FST UNSAM).

2. Dr. Taufan Arif Adlie, ST, MT, dengan judul Program: ‘Pemberdayaan dan Pemulihan Ekonomi Masyarakat Berbasis Peningkatan Sanitasi, Kebersihan Fasilitas Umum, dan Penguatan Sektor Peternakan Berkelanjutan Pascabencana di Desa Aras Sembilan, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang’.

(Usulan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FST UNSAM), yang ketiga adalah dibimbing langsung oleh Kaprodi Teknik Mesin yaitu
3. Dr. Fazri, ST, MT, dengan judul program adalah: “Pemulihan Layanan Dasar dan Penguatan Pendidikan Pascabencana di Desa Babo dengan Optimalisasi Air Bersih dan Penguatan Teknologi Smart Water Treatment Hybrid System sebagai Solusi Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Terdampak”.

(Usulan dari Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin (HMTM) FST UNSAM) dan yang terakhir dibimbing oleh Bapak
4. Dr. Ir. Nasruddin, ST, MT, IPM Asean Eng. Dengan judul Program: “Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Aceh dalam Pemulihan Dampak Bencana Banjir melalui Pengembangan Teknologi Smart Water Treatment Hybrid System sebagai Solusi Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Terdampak”. (Usulan dari Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Samudra. [ian]