ISPA dan Penyakit Kulit Dominasi Keluhan Pascabanjir, FK Unimal Turun ke Langkahan

ISPA dan Penyakit Kulit Dominasi Keluhan Pascabanjir, FK Unimal Turun ke Langkahan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

Aceh Utara, MediaKontras.id | Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (FK Unimal) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bagi warga terdampak banjir akibat Siklon Tropis Senyar yang terjadi pada 26 November 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Bukit Linteung, Dusun Bidari, dan Dusun Selemak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Senin (20/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari respons tanggap darurat bidang kesehatan menyusul memburuknya kondisi lingkungan dan sanitasi pascabanjir, yang memicu meningkatnya gangguan kesehatan di tengah masyarakat.

FK Unimal menurunkan tim dokter spesialis dan tenaga kesehatan yang dipimpin oleh Dr. dr. Nora Maulina, M.Biomed, AIFO-K untuk memberikan pelayanan kesehatan langsung melalui pos kesehatan yang dibuka di lokasi terdampak.

Dalam kegiatan tersebut, tim medis melayani sebanyak 114 pasien, terdiri dari 98 orang dewasa dan 16 anak-anak. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi keluhan terbanyak dengan 79 kasus. Selain itu, tercatat 15 kasus penyakit kulit, 13 kasus demam (febris), serta tujuh ibu hamil yang mendapatkan layanan pemeriksaan kehamilan dan konsultasi kesehatan ibu dan anak.

Untuk kasus penyakit kulit, tim medis menemukan beberapa jenis gangguan yang umum terjadi pascabanjir, seperti infeksi jamur, infeksi virus (varisela), serta infeksi tungau atau scabies. Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus karena berpotensi menular dan memerlukan penanganan serta edukasi kesehatan yang tepat.

Ketua kegiatan, Dr. dr. Nora Maulina, M.Biomed, AIFO-K, menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan difokuskan pada penanganan keluhan utama masyarakat pascabencana.

“Data pelayanan menunjukkan bahwa ISPA dan penyakit kulit mendominasi keluhan masyarakat. Karena itu, selain pengobatan, kami juga memberikan edukasi kesehatan untuk mencegah penularan dan mempercepat pemulihan,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh, dr. Muhammad Sayuti, Sp.B Subsp.BD(K), menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian ini merupakan wujud nyata nilai kemanusiaan dalam pendidikan kedokteran.

“Kegiatan ini memperkuat peran FK Unimal sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana,” katanya.

Melalui kegiatan pengabdian ini, FK Unimal berharap dapat berkontribusi nyata dalam pemulihan kesehatan masyarakat Aceh Utara sekaligus memperkuat sinergi antara institusi pendidikan kedokteran dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana.