MediaKontras.id | Dosen Universitas Samudra (Unsam) Langsa membantu kelompok Tani Makmur Abadi dengan tujuan penyediaan Sarana Produksi Pertanian (Saprodi) untuk meningkatkan swasembada pangan pasca banjir, di Kampung Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat, 28 Februari 2026 lalu.
Dimana upaya ini agar pemulihan perekonomi masyarakat pasca bencana banjir di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang terus digencarkan melalui berbagai program tanggap darurat bencana.
Ketua tim yang juga dosen Universitas Samudra (Unsam) Langsa, Irwansyah, ST, MT, melalui gerak cepat sosial melakukan dengan membantu kelompok Tani Makmur Abadi dengan tujuan penyediaan Sarana Produksi Pertanian (Saprodi) untuk meningkatkan swasembada pangan pasca banjir melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berupaya pemulihan pertanian.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam masa tanggap darurat pasca bencana, yang tidak hanya berfokus pada bantuan material, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat,” jelasnya.
Selain itu juga, distribusi logistik tersebut menjadi simbol kepedulian perguruan tinggi terhadap masyarakat terdampak sekaligus wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek Pengabdian Kepada Masyarakat.
Seperti diketahui, banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025 lalu menyebabkan kerugian besar, terutama bagi masyarakat. Banyak kebutuhan akan sarana produksi pertanian (saprodi) dan swasembada pangan menjadi sangat penting untuk menghindari terjadinya gagal panen (Fuso).
Melihat situasi itu, Irwansyah bersama mahasiswa Universitas Samudra, berinisiatif menyalurkan bantuan berupa benih padi unggul, Insektisida, Pestisida dan Fungisida.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga, sekaligus mendukung pemulihan ekonomi keluarga dengan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” tandas Irwansyah. [ian]






