Ketua MPU : Malam Nisfu Syaban Momentum Taubat dan Panjatkan Doa

Ketua MPU Kota Langsa, Tgk H Salahuddin Muhammad, S.Ud, MH, saat didapuk sebagai penceramah dalam peringati malam nisfu syaban, di Mushala Al-Hidayah, Senin, 2 Februari 2026 malam. Foto/Rapian.

Ketua MPU : Malam Nisfu Syaban Momentum Taubat dan Panjatkan Doa

Ketua MPU Kota Langsa, Tgk H Salahuddin Muhammad, S.Ud, MH, saat didapuk sebagai penceramah dalam peringati malam nisfu syaban, di Mushala Al-Hidayah, Senin, 2 Februari 2026 malam. Foto/Rapian.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

MediaKontras.id | Malam Nisfu Syaban disebut sebagai malam di mana catatan amal manusia dalam setahun diangkat dan digantikan dengan yang baru juga sebagai momentum bertaubat serta panjatkan doa kepada Allah swt.

“Melaksanakan salat tasbih adalah salat sunnah khusus yang dianjurkan (menurut banyak ulama –red) karena keutamaannya menghapus dosa, dikerjakan 4 rakaat dengan membaca kalimat tasbih sebanyak 300 kali,” terang Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Langsa, Tgk H Salahuddin Muhammad, S.Ud, MH, dalam tausiyahnya di Mushala Al-Hidayah, Senin, 2 Februari 2026 malam.

Masih kata Abati sapaan karibnya, malam Nisfu Syaban diyakini sebagai salah satu momen istimewa dalam Islam, di mana amalan kebaikan mendapat pahala yang besar dan doa-doa diharapkan dikabulkan. Oleh karena itu, dianjurkan untuk mengisinya dengan ibadah yang penuh keikhlasan dan harapan akan rahmat serta ampunan dari Allah.

Lantas, malam Nisfu Syaban juga dianjurkan agar memperbanyak doa, memperbanyak istighfar, memperbanyak salat sunnah, berpuasa, membaca surat yasin, perbanyak berdzikir.

Selain itu juga pada malam Nisfu Syaban ada doa umat yang tidak dikabulkan oleh Allah diantaranya yakni anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya, pecandu narkoba, orang yang percaya dukun (syirik —red).

Masih kata Abati, bahwa dengan adanya malam Nisfu Syaban jalinan silaturahmi diantara warga komplek BTN ini terus terjalin dan semoga bisa berjumpa pada malam Ramadhan yang kian diambang pintu ini.

“Semoga warga BTN ini bisa hidup dalam kerukunan dan harmonis serta tentunya dalam lindungan Allah swt,” tukas Abati.

Dimana sebelumnya warga komplek BTN Sungai Pauh melaksanakan pembacaan ayat kursi sebanyak tiga kali dipimpin oleh Tgk Agustian yang dilanjutkan dengan salat tasbih yang di imani Tgk Darkasih imum dusun BTN.

Usai rangkaian kegiatan ditutup pembacaan doa dan penghujung acara kenduri makan bersama warga komplek sebagai bentuk syukur sembari bermunajat ridha nya Allah. [ian]