Alam Peudeung dan Nilai Kesultanan Dinilai Kunci Pembentukan Kepemimpinan Muda Aceh

Ketua Umum Milenial Indonesia Aceh Jakarta, Fariski Adwari. ( Foto: Ist)

Alam Peudeung dan Nilai Kesultanan Dinilai Kunci Pembentukan Kepemimpinan Muda Aceh

Ketua Umum Milenial Indonesia Aceh Jakarta, Fariski Adwari. ( Foto: Ist)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

MediaKontras.id | Generasi muda Aceh di perantauan mendorong revitalisasi nilai Alam Peudeung dan warisan Kesultanan Aceh sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan globalisasi.

Ketua Umum Milenial Indonesia Aceh Jakarta, Fariski Adwari, pada Jumat (17/4), menyatakan bahwa Alam Peudeung merepresentasikan tatanan sosial, etika, serta nilai kebersamaan masyarakat Aceh. Sementara itu, Kesultanan Aceh mewariskan prinsip kepemimpinan yang adil, berdaulat, dan berorientasi pada kemaslahatan.

Ia menegaskan bahwa di tengah arus modernisasi, generasi muda tidak boleh tercerabut dari akar sejarah, melainkan perlu mengaktualisasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan berorganisasi, bermasyarakat, dan berbangsa.

Lebih lanjut, Fariski mendorong penguatan forum diskusi dan kajian intelektual di kalangan pemuda, baik di Aceh maupun di luar daerah, guna mengkaji kembali relevansi nilai-nilai tersebut dalam konteks kekinian.

Milenial Indonesia Aceh Jakarta, lanjutnya, berkomitmen menghadirkan ruang intelektual dan kultural sebagai upaya menjaga kesinambungan nilai-nilai luhur Aceh di tengah dinamika zaman.

Topik