Banda Aceh, MediaKontras.id | Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Aceh menegaskan dukungannya terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, sekaligus penegak hukum. Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen menjaga kewibawaan negara melalui penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan bebas dari intervensi.
Wakil Ketua DPD APDESI Aceh, Bahrul Fazal, SH, mengatakan penegakan hukum yang profesional merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap negara. Menurutnya, Polri memiliki peran strategis dalam memastikan hukum ditegakkan secara adil, objektif, dan tanpa pandang bulu.
“DPD APDESI Aceh mendukung penuh setiap langkah Polri dalam menegakkan hukum sesuai amanat konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Profesionalisme, integritas, dan keberanian dalam menegakkan keadilan merupakan modal utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian,” ujar Bahrul, Selasa (14/7/2026).
Ia menegaskan, seluruh warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Karena itu, setiap proses hukum harus dihormati dan diberikan ruang untuk berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Bahrul juga mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk menjaga kondusivitas daerah dengan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Menurutnya, masyarakat tidak boleh mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi maupun narasi yang berpotensi memecah persatuan.
“Hukum tidak boleh tunduk pada tekanan kepentingan apa pun. Sebaliknya, hukum harus menjadi panglima yang mampu memberikan kepastian, perlindungan, dan rasa keadilan bagi seluruh warga negara,” tegasnya.
Ia menambahkan, perbedaan pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, penyelesaiannya harus ditempuh melalui jalur hukum, bukan melalui tekanan ataupun penghakiman di ruang publik.
“Mari kita percayakan proses hukum kepada aparat yang berwenang sembari tetap mengawal agar setiap tahapan berlangsung secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” katanya.
Lebih lanjut, Bahrul menilai sinergi antara Polri, pemerintah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, dan seluruh elemen bangsa menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung keberhasilan pembangunan di Aceh.
Atas nama DPD APDESI Aceh, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Menjaga marwah penegakan hukum berarti menjaga marwah negara. Ketika hukum ditegakkan secara profesional dan berintegritas, kepercayaan publik akan semakin kuat, keamanan terjaga, dan pembangunan dapat berlangsung demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bahrul Fazal.






