Mediakontras.Id | Aceh Timur — Pernyataan Jeffry Sentana Walikota Langsa yang mengatakan bahwa pemerintah Aceh Timur semacam “Debt Collector,” telah memicu kemarahan publik, begitu pula dengan Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Aceh Timur yang menilai bahwa Jeffry telah mengeluarkan pernyataan yang menghina.
“Ucapan Itu Jelas Pelecehan dan penghinaan kepada pemerintah Aceh Timur, Mengatakan Semacam Debt Colector kepada pemerintah Aceh Timur sama saja dengan menghina rakyat Aceh Timur,” Ujar Afrizal Ketua HMI Aceh Timur, Kamis 28 Agustus 2025.
Atas nama Pemuda dan mahasiswa dirinya meminta Jeffry untuk menarik ucapannya agar tidak memicu kegaduhan publik, karena apa yang di tagih pemerintah Aceh Timur Itu adalah Haknya.
“Kami berikan waktu kepada Bapak Jeffry untuk menarik ucapannya dan meminta maaf secara terbuka,” Ujar Afrizal.
Dirinta juga mengatakan bahwa HMI Aceh Timur tidak akan mundur selangkahpun dalam memperjuangkan Hak-hak dari Rakyat Aceh Timur.
“Harusnya pemerintah kota Langsa di kepemimpinan Jeffry – Haikal, memahami akan adanya Hutang Aset, Ada Hutang ya di Bayar lah, apalagi sudah bernjanji,” Ujar Afrizal.
Pihaknya tidak segan-segan untuk mengerahkan massa baik dari unsur mahasiswa, tokoh pemuda hinga Tokoh masyarakat untuk menggeruduk gedung walikota langsa melakukan demonstrasi.
“Kalau Pemerintah Kota Langsa tidak Koperatif maka jangan salahkan masyarakat Aceh Timur melakukan Demo di Kota Langsa, dan meminta Evaluasi Kinerja Walkot Langsa, bahkan jika tidak mampu sebainya walkot langsa mundur,” Demikian ujar Afrizal.[*]