MediaKontras.id | Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Gampong, Pemko Langsa mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga Iskandar dan Linda Wati, warga Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan hidup, Kamis, 5 November 2026.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi keluarga yang sedang diuji persoalan kesehatan dan keterbatasan ekonomi. Dalam kesempatan itu, jajaran Pemko Langsa melihat langsung kondisi Iskandar yang telah menderita stroke selama kurang lebih dua tahun terakhir.
Penyakit yang dideritanya membuat Iskandar tidak lagi leluasa menjalankan aktivitas sehari-hari. Padahal, sebelum jatuh sakit, ia bekerja sebagai pedagang untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menjadi tulang punggung rumah tangga.
Kondisi serupa juga dialami sang istri, Linda Wati. Ia mengalami cedera akibat terjatuh yang mengakibatkan tulang kakinya retak sehingga kesulitan untuk berjalan dan beraktivitas seperti sediakala.
Di tengah kondisi kesehatan kedua pasangan suami istri tersebut, kebutuhan hidup sehari-hari tentu menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga mereka.
Kunjungan ini dihadiri Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Gampong, Darma Putra, S.P., Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Rizky Julianda, S.IP, MM, Plt. Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Puri Fortuna, A.Md, Geuchik Gampong Teungoh, Syarifuddin, S.Sos.I, jajaran Kecamatan Langsa Kota serta perangkat gampong.
Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian, Pemko Langsa turut menyerahkan bantuan kebutuhan pokok berupa beras, telur, mie instan, ikan kaleng, gula, roti dan kecap. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meringankan beban keluarga Iskandar.
Plt. Kepala Dinas Sosial, Darma Putra, mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari kepedulian dan perhatian Pemko Langsa terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang sedang menghadapi persoalan kesehatan dan kesulitan ekonomi.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat serta sedikit meringankan beban keluarga penerima di tengah kondisi yang sedang dihadapi.
Sementara itu, Geuchik Gampong Teungoh, Syarifuddin, menjelaskan bahwa hingga saat ini keluarga Iskandar belum terdaftar sebagai penerima manfaat bantuan sosial. Hal tersebut karena berdasarkan data yang ada, keluarga tersebut masuk dalam kategori desil 6.
“Sudah kita usulkan, namun karena masuk kategori desil 6, usulan tersebut belum berhasil. Meski demikian, kami akan terus mengupayakan agar keluarga ini dapat kembali diusulkan sebagai penerima manfaat bantuan sosial pada tahun 2027,” jelas Syarifuddin.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya Iskandar telah menerima bantuan usaha dari Baitul Mal Provinsi Aceh sebagai salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam membantu keberlangsungan usaha masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Syarifuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemko Langsa, khususnya Dinas Sosial, yang telah meluangkan waktu untuk hadir langsung menjenguk serta melihat kondisi warganya.
Menurutnya, kehadiran pemerintah secara langsung bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi wujud perhatian dan kepedulian yang memberikan semangat tersendiri bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa-masa sulit.
Kepedulian seperti ini menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai tantangan kehidupan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat memiliki arti penting. Sebab, bagi warga yang sedang tertimpa kesulitan, perhatian dan uluran tangan bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan, tetapi juga menghadirkan harapan. [ian]

