PERHOMPEDIN Aceh Sinergi Bersama RSUD Langsa Matangkan Layanan Kemoterapi

Sekretaris Daerah Kota Langsa, Dra. Suhartini, M.Pd, didampingi Ketua PERHOMPEDIN Cabang Aceh, dr. M. Riswan, Sp.PD, KHOM, Plt Direktur RSUD Langsa, Erizal SKM, M.Kes, saat pertemuan, di aula Setia Budi, Sabtu, 18 Juli 2026. Foto/ist.

PERHOMPEDIN Aceh Sinergi Bersama RSUD Langsa Matangkan Layanan Kemoterapi

Sekretaris Daerah Kota Langsa, Dra. Suhartini, M.Pd, didampingi Ketua PERHOMPEDIN Cabang Aceh, dr. M. Riswan, Sp.PD, KHOM, Plt Direktur RSUD Langsa, Erizal SKM, M.Kes, saat pertemuan, di aula Setia Budi, Sabtu, 18 Juli 2026. Foto/ist.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

MediaKontras.id | Perhimpunan Hematologi Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (PERHOMPEDIN) Cabang Aceh sinergi bersama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa mematangkan layanan kemoterapi.

Dimana layanan kemoterapi merupakan wujud RSUD Langsa dalam menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dalam bingkai jamuan roadshow PERHOMPEDIN Cabang Aceh, di Aula Setia Budi RSUD Langsa, Sabtu, 18 Juli 2026.

Acara penuh makna ini dihadiri Sekretaris Daerah Kota Langsa, Dra. Suhartini, M.Pd, yang mewakili Wali Kota Langsa, Ketua PERHOMPEDIN Cabang Aceh, dr. M. Riswan, Sp.PD, KHOM, beserta jajaran pengurus PERHOMPEDIN Cabang Aceh, para dokter spesialis, tenaga kesehatan, serta manajemen RSUD Langsa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan acara seremonial, dilanjutkan dengan peninjauan Ruang Pelayanan Kemoterapi RSUD Langsa sebagai bagian dari persiapan pengembangan layanan kemoterapi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama pengembangan pelayanan kanker yang ditandatangani oleh Ketua PERHOMPEDIN Cabang Aceh, dr. M. Riswan, Sp.PD, KHOM, Sekretaris Daerah Kota Langsa, Dra. Suhartini, M.Pd, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Langsa, Erizal, SKM, M.Kes., serta dr. Hafiz Siregar, Sp.PD, selaku Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP).

Penandatanganan tersebut menjadi simbol sinergi antara Pemerintah Kota Langsa, PERHOMPEDIN Cabang Aceh, dan RSUD Langsa dalam memperkuat pengembangan pelayanan kanker serta mewujudkan layanan kemoterapi yang berkualitas, berkelanjutan, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Roadshow PERHOMPEDIN Aceh merupakan bagian dari langkah strategis RSUD Langsa dalam mendukung visi dan misi Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, SE, khususnya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta menghadirkan layanan medis yang semakin lengkap bagi masyarakat Kota Langsa dan wilayah sekitarnya.

Sekretaris Daerah Kota Langsa, Dra. Suhartini, M.Pd, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Langsa memberikan dukungan penuh terhadap setiap langkah pengembangan pelayanan yang dilakukan RSUD Langsa.

Menurutnya, Pemerintah Kota Langsa akan terus mendukung berbagai inovasi yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Pemerintah Kota Langsa mendukung penuh setiap upaya yang dilakukan RSUD Langsa selama orientasinya adalah meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Kami berharap pengembangan layanan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kota Langsa maupun daerah sekitarnya,” tutur Suhartini.

Sementara, Ketua PERHOMPEDIN Cabang Aceh, dr. M. Riswan, Sp.PD, KHOM, menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen RSUD Langsa dalam mempersiapkan pelayanan kemoterapi.

Menurutnya, kolaborasi antara organisasi profesi, pemerintah daerah, dan rumah sakit merupakan langkah penting dalam memperluas akses pelayanan kanker yang berkualitas di Aceh.

Ia berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat di wilayah timur Aceh nantinya dapat memperoleh pelayanan kemoterapi sesuai standar tanpa
harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

Pun demikian, melalui roadshow PERHOMPEDIN Aceh ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Kota Langsa, PERHOMPEDIN Cabang Aceh, dan RSUD Langsa dalam mempercepat pengembangan layanan onkologi.

Kehadiran Ruang Pelayanan Kemoterapi di masa mendatang diharapkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini harus menjalani pengobatan di luar daerah, sekaligus memperkuat peran RSUD Langsa sebagai rumah sakit rujukan regional yang terus berkembang dengan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Sebagai rumah sakit milik Pemerintah Kota Langsa, RSUD Langsa akan terus
berkomitmen menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan yang modern, humanis, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, sejalan dengan semangat meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik,” ungkapnya.

Sedangkan, Plt. Direktur RSUD Langsa, Erizal, SKM, M.Kes, menyampaikan bahwa dalam satu tahun terakhir pascabencana banjir, RSUD Langsa tidak hanya fokus melakukan pemulihan dan pembenahan sarana prasarana, tetapi juga terus melakukan pengembangan pelayanan kesehatan.

“Berbagai layanan baru berhasil dihadirkan, di antaranya Pelayanan Bedah Saraf serta Pelayanan Cathlab untuk tindakan pemasangan ring jantung,” bebernya.

Masih katanya, pengembangan Pelayanan Kemoterapi merupakan salah satu prioritas berikutnya agar masyarakat Kota Langsa dan wilayah timur Aceh tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan pengobatan kanker.

“Harapan kami, pelayanan kemoterapi dapat segera hadir di RSUD Langsa sehingga masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar daerah untuk memperoleh pengobatan. Kami ingin pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat dinikmati lebih dekat oleh masyarakat,” ujar Erizal.

Sambung, Erizal yang menceritakan pengalaman pahit yang membuat suasana haru. Ia mengungkapkan pernah kehilangan dua anggota keluarga terdekat akibat penyakit kanker. Pengalaman itu menjadi motivasi kuat baginya untuk memperjuangkan hadirnya pelayanan kemoterapi di RSUD Langsa.

Menurutnya, perjuangan pasien kanker tidak hanya menghadapi penyakit yang berat, tetapi juga harus berjuang mencari akses pelayanan yang masih terbatas. Kondisi tersebut menjadi alasan utama RSUD Langsa berupaya menghadirkan layanan kemoterapi agar masyarakat dapat memperoleh pengobatan yang layak tanpa harus meninggalkan daerah dan keluarga.

“Saya memahami betapa beratnya perjuangan pasien kanker dan keluarganya. Saya pernah kehilangan dua orang keluarga karena penyakit ini. Saya tidak ingin masyarakat Kota Langsa merasakan kesulitan yang sama. Cukup berat melawan penyakit kanker, jangan sampai mereka juga harus berjuang jauh hanya untuk mendapatkan pelayanan kemoterapi,” tukas Erizal dengan nada lirihnya. [ian]