187 Cage Memperebutkan 47 Kursi Geuchik di Pilchiksung

Plt. Kepala DPMG Kota Langsa, Hafriniza SE, Rabu, 17 Juni 2026. Foto/ist.

187 Cage Memperebutkan 47 Kursi Geuchik di Pilchiksung

Plt. Kepala DPMG Kota Langsa, Hafriniza SE, Rabu, 17 Juni 2026. Foto/ist.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

MediaKontras.id | Sebanyak 187 Calon Geuchik (Cage) akan memperebutkan 47 kursi geuchik pada helatan Pemilihan Geuchik Langsung (Pilchiksung) yang akan dilaksanakan secara serentak pada 19 Juli 2026 mendatang.

Animo para kontestasi Pilchiksung tahun 2026 di Kota Langsa dipastikan berlangsung semarak, bahkan saat ini sudah terlihat mengambil hati warganya yang tersebar pada lima kecamatan dalam wilayah Kota Langsa yang tentunya saat ini para cage kian tebar pesonanya.

Terpisah, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Langsa, Hafriniza, kepada MediaKontras.id, Rabu, 17 Juni 2026 mengatakan bahwa tingginya jumlah calon yang mendaftar menunjukkan antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan gampong melalui jalur kepemimpinan.

“Pilchiksung bukan sekadar ajang memilih pemimpin gampong, tetapi juga menjadi momentum memperkuat demokrasi di tingkat akar rumput. Tingginya jumlah calon menunjukkan semakin besarnya kepedulian masyarakat terhadap kemajuan gampong masing-masing,” terang Hafrinizar atau yang kerab disapa Dek Nong itu.

Masih katanya, berdasarkan data DPMG Kota Langsa, Kecamatan Langsa Timur menjadi salah satu wilayah dengan persaingan yang cukup dinamis. Sebanyak 34 cage akan bertarung di 12 gampong. Sementara itu, Kecamatan Langsa Barat tercatat 39 cage yang akan bersaing di 10 gampong.

Sementara di Kecamatan Langsa Kota, terdapat 13 cage yang akan memperebutkan posisi geuchik di tiga gampong, yakni Gampong Tualang Teungoh, Gampong Jawa serta Gampong Meutia.

Sedangkan Kecamatan Langsa Lama menjadi wilayah dengan jumlah calon terbanyak, yakni 63 cage yang akan bertarung di 13 gampong.

Lantas untukbKecamatan Langsa Baro tercatat 38 cage yang akan bersaing di sembilan gampong, menjadikan persaingan Pilchiksung tahun ini semakin kompetitif dan menarik untuk disimak.

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh tahapan Pilchiksung akan dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku dengan mengedepankan prinsip transparansi, netralitas, serta partisipasi masyarakat.

Hal tersebut juga sesuai dengan arahan Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra SE, agar pesta demokrasi berjalan sesuai tahapan dan seluruh cage dan pendukung untuk dapat menjaga situasi yang aman dan kondusif selama proses pemilihan berlangsung.

“Pihaknya berharap seluruh kandidat dapat mengedepankan politik yang santun, menjaga persaudaraan, dan menjadikan Pilchiksung sebagai sarana adu gagasan demi kemajuan gampong. Siapapun yang terpilih nantinya adalah pilihan masyarakat yang harus kita hormati bersama,” pintanya.

Kendati demikian, keberhasilan Pilchiksung tidak hanya diukur dari terpilihnya seorang geuchik, tetapi juga dapat terciptanya suasana demokrasi yang damai, tertib, dan bermartabat.

“Dengan total 187 calon geuchik yang akan bertarung pada Pilchiksung serentak tahun 2026, masyarakat Kota Langsa kini menanti lahirnya para pemimpin gampong yang mampu membawa perubahan, memperkuat pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan warga di masing-masing wilayah,” tandasnya. [ian]