Lewati ke konten

ABK PT Bandar Nelayan Asal Langsa, Raja Qarkham, Dilaporkan Hilang di Laut Bali

Rapian Rapian 10 Oktober 2026 · 17:49 WIB
Bagikan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID
Gabung

MediaKontras.id | Kabar duka menyelimuti keluarga Raja Qarkham, warga Gampong Sungai Pauh Pusaka, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di PT Bandar Nelayan. Raja Qarkham dilaporkan hilang saat berada di perairan Bali.

Raja Qarkham, 18, berprofesi sebagai nelayan diduga hilang di laut Bali, Denpasar beberapa hari lalu dan hingga saat ini belum diketemukan.

Berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh PT Bandar Nelayan Jalan Ikan Tuna IV No. 8 Pedungan Denpasar Selatan dimana tempat kerja Raja dengan nomor surat 02/BN/X/2026 perihal kecelakaan yang di tujukan kepada Badan SAR Nasional.

Dituliskan surat tersebut, laporan kecelakaan kerja yang menimpa crew kapal perikanan kami KM. Bandar Nelayan-95 atas nama Raja Qarkham yang hilang diposisi 11°.23″.000′ LS – 113°.14″.800′ BT pada hari Minggu tanggal 04 Oktober 2026 pukul 19.00 WIT.

Adapun kronologinya pada pukul 13.00 WIT siang anak tersebut terlihat sedang memasak mie di dapur, lalu setelah selesai makan, anak tersebut kembali naik ke atas atau kamar untuk beristirahat kembali, ketika pada pukul 19.00 WIT seluruh ABK dibangunkan untuk memulai aktivitas kembali atau bekerja, ternyata anak tersebut sudah tidak ada di kamar/kapal.

Masih menurut laporan itu, dimana terakhir anak tersebut memakai pakaian baju kaos pendek warna hitam, dan celana panjang warna hitam. Saat ini sedang dilakukan pencarian oleh KM Bandar Nelayan 95, KM Bandar Nelayan 153, KM. Bandar Nelayan 161 dan KM. Bandar Nelayan 115.

Dimana surat tersebut juga sudah dilayangkan ke Syahbandar di Pelabuhan Perikanan Nusantara Pengembengan, Pol Air Polda Bali dan Pangkalan PSDKP Pel Benoa serta diketahui dalam kapal tersebut ada 17 ABK salah satunya Raja yang dinyatakan hilang.

Terpisah, Geuchik Sungai Pauh Firdaus, Rizal Jasnun SPd, yang dikonfirmasi membenarkan telah menerima infomasi hilangnya Raja di Laut Bali.

“Ya bang, adek sepupu sudah 6 hari belum diketemukan di laut Bali, sampai hari ini belum di temukan,” jelas Rizal Jasnun.

Senada, Devi Yuhilda, yang merupakan kakak kandung dari Raja, yang ditanyai MediaKontras.id, Sabtu, 10 Oktober 2026 petang, mengatakan bahwa adiknya memang merantau ke Bali sebagai pekerja Nelayan pada PT Bandar Nelayan.

Masih menurutnya, info ini didapat dari pihak Kecamatan Langsa Barat bahwa ada surat dari Bali yang menyatakan warga Sungai Pauh hilang di Laut Bali, beranjak dari situlah beberapa pihak coba untuk dihubungi mencari tahu keberadaan dan informasi lanjutan.

“Memang adik saya merantau ke Bali, bahkan beberapa kali di telepon untuk pulang ke Langsa, ia nya tidak mau dan tetap bertahan di Bali, saat ini kami pihak keluarga menanti informasi lanjutan dari pihak perusahaan dan tim Basarnas, semoga cepat diketemukan dan mohon bantuan para pihak,” lirih Devi di ujung ponselnya. [ian]

Bagikan