MediaKontras.id | Hujan deras disertai angin kencang menghantam atap rumah warga dan enam pohon tumbang dilaporkan dari beberapa gampong dalam wilayah Kota Langsa, sekira pukul 18.35 WIB, Rabu, 26 Agustus 2026 malam.
Hujan deras yang melanda Kota Langsa juga menyebabkan beberapa ruas jalan terjadi banjir genangan dan di beberapa gampong terjadi banjir kiriman dari luapan parit disekitarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Langsa, Dr. Muhammad Yusuf Akbar, MKM, didampingi Kabidnya Hadi Wijaya SSTP, melaporkan bahwa ada enam titik terjadi pohon tumbang akibat angin kencang disertai hujan deras.
Adapun enam titik lokasi kejadian meliputi Jln. A. Yani, Depan Lapangan Merdeka pohon tumbang melintang dan menutup akses jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas.
Lantas yang kedua, di depan kantor pertanahan Kota Langsa pohon tumbang melintang juga menutup akses jalan. Kemudian SDN 2 Seulalah
Pohon tumbang menimpa bagian ruang kelas.
Selanjutnya, di Jalan Simpang 4 Karang Anyar – Arah Lengkong, Depan Warahmah pohon tumbang melintang dan menutup akses jalan. Lalu di Gerbang belakang pendopo, pohon tumbang melintang diatas pagar dan yang terakhir di Gedubang Jawa pohon tumbang melintang juga menutup akses jalan.
Menerima Laporan dari Masyarakat, Tim Reaksi Cepat – (TRC) BPBD Kota Langsa langsung bergerak cepat ke lokasi dengan menggunakan 1 unit Mobil Hilux dan membawa 2 unit Chainsaw untuk melakukan pemotongan dan pembersihan
“Petugas melakukan pemotongan dan pembersihan secara cepat, Hingga pukul 22:40 WIB, ke enam lokasi sudah dinyatakan aman dan dapat dilalui kembali oleh masyarakat,” kata Akbar.
Terpisah Geuchik Gampong Karang Anyar, Sari Endar, mengatakan bahwa atap rumah milik Vicky Purnomo terbang dihantam angin kencang di bagian ruang depan dan tengahnya, hanya tersisa di bagian dapurnya saja.
“Atap rumah bagian depan dan tengah semuanya terbawa angin kencang dan saat ini karena hujan sudah redah mereka tinggal di bagian dapur yang tersisa masih ada atapnya,” ungkap Sari Endar.
Pun demikian, dalam suasana hujan lebat disertai angin kencang tadi pihak pemerintah gampong beserta Babinsa dan Bhabinkamtibmas telah mendatangi rumah tersebut untuk memberikan pertolongan awal yang kini hanya beratapkan langit itu.
Sejauh saat ini belom diketahui berapa kerugian akibat kerusakan angin kencang tersebut, dan ada dua rumah warga lainnya juga atap rumah terbawa angin yang begitu kencang.
“Ada dua rumah lainnya beberapa lembar atap sengnya juga diterpa angin kencang,” terangnya. [ian]
