MediaKontras.id | Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan menggelar lima program pelatihan keterampilan kerja bagi masyarakat melalui program unggulan Langsa Juara dengan skema Skill Development Center (SDC).
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan, Haris Gusnally SE, MH, kepada MediaKontras.id, Rabu, 4 November 2026 mengatakan bahwa pelatihan atau life skill ini sudah dibuka mulai 17 hingga 22 Oktober 2026, dengan total kuota sebanyak 210 peserta berusia 17 hingga 40 tahun.
Dimana Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan, kompetensi, dan daya saing masyarakat agar lebih siap memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Ia juga menyampaikan bahwa program pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Langsa dalam memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Melalui program Skill Development Center, pemerintah berupaya menyediakan akses pelatihan yang praktis dan berorientasi pada peningkatan kompetensi, sehingga peserta memiliki bekal untuk mencari pekerjaan, meningkatkan peluang karier, maupun membuka peluang usaha baru,” urainya.
Adapun lima jenis pelatihan meliputi pertama pelatihan Bahasa Jepang pada tanggal 23 Oktober 2026, dengan rincian pada tahap I ada 40 peseta dan untuk tahap kedua ada 20 peserta.
Kemudian untuk pelatihan service Sepeda motor (Sepmor) dan pembelajaran Bahasa Inggris pada tanggal 2 November 2026 untuk 30 peserta dan pelatihan Bahasa Inggris tahap I ada 40 peserta dan tahap II ada 20 peserta.
Masih kata Haris, direncanakan untuk pelatihan alat berat dan pelatihan barista tanggal 9 November 2026, untuk alat berat tahap 1 ada 50 peserta dan tahap II ada 30 peserta.
Sedangkan Barista tahap I ada 50 peserta dan tahap II ada 30 peserta.”Insya Allah semua tahapan akan terlaksana kan sesuai jadwal dengan total secara keseluruhan ada 210 peserta yang berasal dari warga Langsa,” ujar Haris.
Selanjutnya, harapan besar Pemko Langsa bagi masyarakat yang telah mengikuti life skill ini mampu menciptakan usaha yang mandiri dan terciptanya telanta muda yang berbakat dalam dunia usaha, karena sejatinya life skill ini bertujuan membuka peluang usaha secara mandiri.
“Melalui program Langsa Juara ini, diharapkan semakin banyak masyarakat Kota Langsa yang memiliki keterampilan, meningkatkan daya saing, serta memperoleh peluang kerja yang lebih luas demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah juga sebagai terobosan pemuda Langsa memiliki skill di dunia usaha,” pungkasnya [ian]

