Aceh Tamiang, MediaKontras.id | Dosen Universitas Samudra, Sari Rizky, S.T., M.Eng, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tanggap darurat bencana di Desa Sapta Marga, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, pada 8 Maret 2026. Kegiatan ini berfokus pada penyediaan air bersih portabel bagi warga terdampak banjir bandang.
Mengusung tema “Penyediaan Air Bersih Tanggap Darurat Pascabanjir Bandang melalui Teknologi Air Bersih Portabel (UF-Karbon Aktif)”, kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar air bersih yang aman dan layak digunakan.
Pascabanjir, akses terhadap air bersih kerap terganggu akibat tercemarnya sumber air oleh lumpur, limbah, dan material bawaan arus. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan jika tidak segera ditangani.
Dalam kegiatan tersebut, Sari Rizky bersama tim mahasiswa yang terdiri dari Wida Aswani Sihombing, Hayatul Albar, dan Dwi Puspa Fahira Br. Barus menghadirkan teknologi air bersih portabel berbasis ultrafiltrasi (UF) dan karbon aktif. Teknologi ini dirancang praktis, mudah digunakan di lapangan, serta efektif menyaring partikel pencemar untuk menghasilkan air yang lebih bersih.
Selain menyediakan alat, tim juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait cara penggunaan, prinsip kerja penyaringan, serta pentingnya menjaga kualitas air untuk kebutuhan sehari-hari, terutama dalam masa pemulihan pascabencana.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Samudra. Dukungan tersebut mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam mendorong kontribusi nyata dosen dan mahasiswa dalam menjawab persoalan kemanusiaan.
Di lapangan, kegiatan turut didukung oleh Muhajir, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Desa Sapta Marga, yang membantu koordinasi antara tim pengabdian dan masyarakat setempat.
Muhajir mengapresiasi kehadiran tim Universitas Samudra yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Sari Rizky beserta tim yang telah membantu masyarakat kami. Bantuan ini sangat berarti, terutama dalam kondisi pascabanjir ketika air bersih menjadi kebutuhan mendesak,” ujarnya.
Sementara itu, Sari Rizky menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengatasi keterbatasan air bersih, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk lebih peka terhadap persoalan sosial.
Melalui kegiatan ini, Universitas Samudra menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir secara nyata melalui pengabdian kepada masyarakat. Teknologi air bersih portabel berbasis UF dan karbon aktif diharapkan dapat menjadi solusi tepat guna dalam situasi darurat pascabencana.






