MediaKontras.id | Dedikasi dan konsistensi dalam mengabdi di bidang kepemudaan mengantarkan Ferizal Amri, S.Pd, menerima penghargaan KNPI Award 2026 sebagai Pemuda Pelopor Pengabdi Bidang Kepemudaan.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjalanan panjang Ferizal Amri dalam membangun, menggerakkan, dan memperkuat organisasi kepemudaan di Kota Langsa.
Penghargaan KNPI Award 2026 itu diserahkan pada Malam Anugerah Pemuda Award 2026, yang digelar dalam rangka puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98, di Aula Lantai II SMK Negeri 2 Langsa, Minggu, 1 November 2026 malam.
Ferizal Amri bukan sosok baru dalam dunia organisasi kepemudaan. Rekam jejak pengabdiannya terbilang panjang, mulai dari keterlibatannya di Palang Merah Indonesia (PMI), hingga kiprahnya di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) selama tiga periode.
Tak hanya aktif di KNPI, ia juga pernah berkiprah di Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI. Pengalaman lintas organisasi tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya, sekaligus membentuk karakter kepemimpinan dan kepeduliannya terhadap pengembangan generasi muda.
Konsistensinya dalam dunia organisasi menunjukkan bahwa pengabdian pemuda tidak sekadar hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi membutuhkan komitmen, waktu, tenaga, serta kesediaan untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.
Kini, Ferizal Amri mengemban amanah sebagai Ketua Komisi II DPRK Langsa. Posisi tersebut menjadi babak kedua dalam perjalanan pengabdiannya, dari ruang-ruang organisasi kepemudaan menuju lembaga legislatif daerah.
Pengalaman panjang di organisasi kepemudaan tentu menjadi modal berharga dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat, khususnya dalam memperjuangkan aspirasi serta mendorong kemajuan pembangunan Kota Langsa.
Penghargaan KNPI Award 2026 yang diterimanya bukan sekadar simbol prestasi, melainkan juga pengakuan atas perjalanan panjang seorang pemuda yang tetap menjaga semangat pengabdian dalam berbagai ruang pengabdian.
Momentum HSP ke-98 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki gagasan, tetapi juga keberanian mengambil peran, konsisten berorganisasi, dan memberikan kontribusi nyata.
Bagi Ferizal Amri, perjalanan pengabdian tersebut menjadi bukti bahwa kiprah seorang pemuda tidak berhenti ketika masa mudanya berlalu. Semangat mengabdi justru harus terus tumbuh, seiring dengan semakin besar tanggung jawab yang diemban. [ian]

