Lewati ke konten

FKIP Unsam Laksanakan Placement Test Al-Qur’an, Perkuat Karakter 860 Mahasiswa Baru

Rapian Rapian 23 September 2026 · 11:54 WIB
Bagikan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID
Gabung

MediaKontras.id | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Samudra (Unsam) kembali melaksanakan placement (menempatkan —red) test Al-Qur’an yang diikuti 860 mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027, Rabu, 23 September 2026.

Tes ini menjadi tahap awal pembinaan karakter calon pendidik sekaligus dasar pemetaan kemampuan membaca Al-Qur’an untuk menentukan kebutuhan pendampingan mahasiswa.

Tes berlangsung di Aula PGSD FKIP Unsam pada 21–23 September 2026 sebagai bagian dari program pengembangan karakter atau Character Building.

Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, program ini mengintegrasikan pembelajaran membaca Al-Qur’an dengan penguatan nilai spiritual dan kepribadian mahasiswa.

Dekan FKIP Unsam, Dr. Hendri Saputra, M.Pd., menyampaikan bahwa pembinaan karakter merupakan bagian dari upaya fakultas menyiapkan calon pendidik yang memiliki kompetensi akademik sekaligus mampu menjadi teladan.

“Kami mewajibkan seluruh mahasiswa baru FKIP tahun 2026 mengikuti kegiatan Character Building yang diawali dengan placement test Al-Qur’an, dan ini menjadi salah satu program dalam mewujudkan visi dan misi FKIP Universitas Samudra,” ujarnya.

Melalui tes tersebut, kemampuan membaca Al-Qur’an mahasiswa dipetakan ke dalam lima tingkat, mulai dari terendah hingga tertinggi. Hasilnya menjadi acuan pembentukan kelompok belajar agar materi dan pendampingan sesuai dengan kemampuan mahasiswa.

Pembina program Character Building, Dr. Jofrishal, menekankan pentingnya penguatan nilai spiritual dalam proses pembinaan calon pendidik.

“Pendampingan ini juga menanamkan nilai-nilai spiritual untuk membentuk karakter dan kepribadian mahasiswa yang kokoh, sehingga mereka mampu menjadi teladan bagi peserta didik di sekolah maupun masyarakat,” tuturnya.

Ketua panitia pelaksana, Amirul Haq RD, menjelaskan bahwa hasil pemetaan akan ditindaklanjuti melalui pembinaan kelompok yang didampingi mentor.

“Setelah tes ini, mahasiswa akan mengikuti pembinaan dalam kelompok dengan pendampingan mentor. Pembelajaran mencakup membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid serta penguatan karakter sebagai bekal menjadi pendidik profesional,” jelas Amirul.

Pelaksanaan tes melibatkan seluruh dosen Mata Kuliah Umum (MKU) Agama, dibantu mahasiswa angkatan 2025 yang telah lulus program Tahsin Al-Qur’an pada tahun sebelumnya. Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) FKIP turut mendukung proses administrasi dan pendampingan peserta.

“Melalui pembinaan berkelanjutan, FKIP Unsam berupaya membekali mahasiswa dengan kemampuan membaca Al-Qur’an serta nilai-nilai karakter yang mendukung tanggung jawab mereka sebagai pendidik di berbagai jenjang pendidikan,” tandasnya. [ian]

Bagikan