Lewati ke konten

Gadjah Puteh Minta Pemprov Aceh Beri Apresiasi Tiga Santriwati Juara Fahmil Quran MTQ Nasional 2026

Rapian Rapian 19 September 2026 · 19:46 WIB
Bagikan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID
Gabung

— Harumkan Nama Bumi Serambi Mekkah di Kancah Nasional —

MediaKontras.id | Tiga santriwati asal Aceh telah menorehkan prestasi gemilang dan berhasil juara fahmi quran pada ajang MTQ Nasional tahun 2026, oleh karenanya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gadjah Puteh menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi gemilang tiga santriwati Dayah Insan Qurani (IQ) Aceh Besar yang berhasil mengharumkan nama Aceh di tingkat Nasional.

Ketiga santriwati tersebut, yakni Izza Mushviya, Azka Dara Maulidya, dan Kayyisa Farras, sukses meraih Juara 1 Fahmil Quran Putri pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, dengan perolehan nilai 1.505 poin.

Direktur Eksekutif LSM Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah Almahdaly, dalam siaran persnya kepada MediaKontras.id, Sabtu, 19 September 2026, menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Aceh. Apalagi, kemenangan itu menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya Aceh berhasil meraih juara pertama pada cabang Fahmil Quran sejak diperlombakan dalam MTQ Nasional tahun 1981.

“Gadjah Puteh menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada adik-adik kita, Izza Mushviya, Azka Dara Maulidya, dan Kayyisa Farras, yang telah berjuang membawa nama Aceh menjadi juara pertama Fahmil Quran Putri di tingkat nasional,” ujar Sayed.

Menurutnya, prestasi tersebut tidak boleh dipandang sekadar sebagai kemenangan dalam sebuah perlombaan. Keberhasilan itu merupakan hasil dari proses panjang, ketekunan, disiplin, doa, serta bimbingan para guru dan orang tua.

“Ini bukan prestasi yang lahir secara instan. Ada kerja keras, waktu, pikiran, pengorbanan, dan doa yang menyertai perjalanan mereka. Karena itu, sudah sepatutnya Pemerintah Aceh memberikan perhatian dan penghargaan yang layak,” tegasnya.

–Minta Reward dan Penghargaan yang Layak–

Gadjah Puteh meminta Pemerintah Aceh melalui instansi terkait untuk segera memberikan apresiasi dan reward kepada ketiga santriwati tersebut, sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka dalam mengharumkan nama Aceh di kancah nasional.

“Jangan sampai setelah kemenangan ini dirayakan dan diberitakan, jasa serta jerih payah mereka kemudian dilupakan. Pemerintah harus hadir memberikan penghargaan yang nyata, bukan hanya ucapan selamat,” ungkap Sayed.

Ia menambahkan, penghargaan tersebut bukan semata-mata persoalan materi, melainkan juga bentuk pengakuan pemerintah terhadap generasi muda Aceh yang berprestasi di bidang Al-Qur’an dan pendidikan keagamaan.

“Reward yang diberikan akan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mengembangkan potensi. Pada saat yang sama, ini juga menjadi penyemangat bagi santri dan generasi muda lainnya agar berani berprestasi dan membawa nama baik Aceh ke tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

–Jangan Lupakan Peran Dayah dan Para Pembimbing–

Selain memberikan penghargaan kepada para juara, Gadjah Puteh juga mengingatkan agar Pemerintah Aceh tidak melupakan peran Dayah Insan Qurani, para guru, pembimbing, dan orang tua yang telah mendampingi ketiga santriwati sejak tingkat MTs hingga MA.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama. Ada lembaga pendidikan yang membina, guru yang membimbing, orang tua yang mendukung, serta para pembina yang terus memberikan motivasi. Semua pihak yang berkontribusi patut mendapatkan penghargaan,” katanya.

Gadjah Puteh berharap Pemerintah Aceh menjadikan prestasi tersebut sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan generasi Qurani melalui dukungan terhadap dayah, lembaga pendidikan Islam, serta program pengembangan bakat dan prestasi santri.

“Jangan hanya hadir ketika ada kemenangan. Pemerintah harus hadir sejak proses pembinaan, memberikan dukungan selama perjuangan, dan memastikan para juara tetap mendapatkan perhatian setelah membawa pulang prestasi. Jasa dan jerih payah mereka tidak boleh pernah dilupakan,” pungkas Sayed. [ian]

Bagikan