Gampong Meutia Membuktikan Demokrasi Semakin Dewasa, Money Politic Bukan Jurus Jitu

Muhammad Nasir terpilih sebagai Geuchik Gampong Meutia, foto/ist.

Gampong Meutia Membuktikan Demokrasi Semakin Dewasa, Money Politic Bukan Jurus Jitu

Muhammad Nasir terpilih sebagai Geuchik Gampong Meutia, foto/ist.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

MediaKontras.id | Pelaksanaan Pemilihan Geuchik Gampong Meutia, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa menjadi bukti bahwa kualitas demokrasi di tingkat gampong terus berkembang ke arah yang lebih baik.

“Pilchiksung telah usai, berjalan secara apik dan proses demokrasi tumbuh menunjukkan kualitasnya serta membuktikan bahwa money politic bukan jurus jitu menukar suara rakyat,” kata Farid yang merupakan Jurkam Bang Nasir, Senin, 20 Juli 2026.

Menurutnya, masyarakat telah menunjukkan kedewasaan dalam menggunakan hak pilihnya dengan mengutamakan sosok, rekam jejak, integritas, serta visi calon pemimpin, bukan semata-mata karena iming-iming uang.

Hasil pemilihan ini menjadi pesan kuat bahwa nilai demokrasi telah tumbuh di tengah masyarakat. Pilihan warga tidak lagi dapat ditentukan hanya dengan uang Rp50 ribu atau bentuk pemberian gratifikasi lainnya, melainkan berdasarkan keyakinan terhadap siapa yang dinilai paling mampu mengemban amanah untuk membangun Gampong Meutia.

Kepercayaan yang diberikan kepada Muhammad Nasir sebagai geuchik terpilih untuk periode 2026-2032 merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan kerja nyata, pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik.

Semangat persatuan juga menjadi hal yang paling penting setelah kontestasi berakhir. Kini saatnya seluruh elemen masyarakat kembali bersatu, bergandengan tangan, dan bersama-sama membangun Gampong Meutia yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.

“Demokrasi yang sehat bukan diukur dari besarnya uang yang beredar, tetapi dari kebebasan masyarakat memilih pemimpin berdasarkan hati nurani dan kepercayaan. Gampong Meutia telah membuktikan bahwa demokrasi yang bermartabat itu nyata.” timpal Farid lagi.

Selanjutnya, Pilchiksung yang telah tuntas di Gampong Meutia dan di menangkan Muhammad Nasir adalah siratan sejarah bahwa pemimpin yang lahir dari rahim pilihan rakyat tanpa adanya keterlibatan money politic, Insya Allah menjadi pondasi awal demokrasi yang kuat di tataran pemerintahan desa.

Oleh karenanya, Farid, berharap miniatur demokrasi yang kian dewasa di Gampong Meutia menjadi pilot project bagi bangsa dan negara ini untuk lahirnya sosok pemimpin yang baik serta pemegang mandat rakyat secara utuh.

“Selamat dan sukses kepada Bang Nasir yang telah terpilih menjadi Geuchik Gampong Meutia periode 2026-2032, jadilah pemimpin yang amanah serta bekerja demi kemaslahatan umat,” tukas Farid. [ian]