MediaKontras.id | Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, H Sudirman, S.Sos, M.Sos, yang akrab disapa Haji Uma akan segera telusuri hilangnya anak buah kapal (ABK) PT Bandar Nelayan, Raja Qarkham yang dilaporkan hilang saat berada di perairan Bali.
“Kami minta pihak keluarga membuat surat keterangan dari geuchik setempat untuk menindaklanjuti hilangnya Raja di Laut Bali,” ujar Haji Uma yang menelpon MediaKontras.id, Sabtu, 10 Oktober 2026 malam.
Menurut Haji Uma, dirinya siap membantu pihak keluarga dimana harus membuat surat dari gampong yang ditujukan ke DPD RI dan ini menjadi acuan untuk kita tindaklanjuti hilang warga Aceh ini.
“Insya Allah nanti setelah surat kami terima, maka pihaknya akan meminta bantuan pihak DPD RI di Bali agar menelusuri hilangnya Raja di Laut Bali, karena memang Laut Bali ini terkenal dengan dalamnya dan juga ekstrim,” ungkapnya.
Pun demikian, sebagai senator asal Aceh kita tetap inten dengan persoalan ini dan secepatnya akan kita bantu secara maksimal nantinya.
“Kita berharap tim akan bergerak cepat yang ada di Bali untuk menemukan Raja nantinya,” pungkas Haji Uma penuh optimis.
Dimana sebelumnya diberitakan, Raja Qarkham, warga Gampong Sungai Pauh Pusaka, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di PT Bandar Nelayan, Raja Qarkham dilaporkan hilang saat berada di perairan Bali.
Raja Qarkham, 18, merupakan anak dari almarhum Yusuf mantan Geuchik Sungai Pauh Pusaka, berprofesi sebagai nelayan diduga hilang di laut Bali, Denpasar beberapa hari lalu dan hingga saat ini belum diketemukan. [ian]

