MediaKontras.id |Plt Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa, Hasnanda Putra, ST, MM, MT, menegaskan pemuda bukan lagi sekadar penonton, melainkan pemeran utama yang harus berada digarda terdepan dalam perang melawan narkoba. Pemuda merupakan motor penggerak perubahan untuk mewujudkan Aceh Timur Bersinar.
Menurutnya, perang melawan narkoba tidak cukup dilakukan melalui sosialisasi yang bersifat pasif dan naratif, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda.
Kegiatan BNN Kota Langsa ini terus memperkuat upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui pemberdayaan pemuda sebagai agen perubahan di tingkat gampong/desa.
Dalam kegiatan pemberdayaan pemuda tersebut diikuti 160 peserta dari unsur ketua pemuda berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Timur, di Hotel Royal Idi, Selasa, 7 Juli 2026.
Kemudian, Hasnanda juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur atas komitmennya dalam mendukung program P4GN. Menurutnya, upaya Bupati Aceh Timur untuk mendorong kegiatan anti narkoba dengan berbagai elemen termasuk pemerintah gampong merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat dari ancaman narkoba.
“Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Timur merupakan bukti nyata bahwa upaya pemberantasan narkoba harus dimulai dari desa atau gampong,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa desa atau gampong merupakan ujung tombak dalam membangun kemandirian masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Oleh karena itu, pemberdayaan pemuda sebagai garda terdepan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang tangguh, peduli, dan mampu melakukan pencegahan secara mandiri.
Melalui kegiatan ini diharapkan lahir para pemuda pelopor anti narkoba di setiap desa yang mampu menjadi teladan, menggerakkan masyarakat, serta membangun sinergi dengan pemerintah gampong, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen lainnya dalam mewujudkan Kabupaten Aceh Timur yang bersih dari narkoba.
Ia juga menambahkan bahwa Aceh Timur merupakan wilayah kerja BNN Kota Langsa di bidang P4GN, jadi jangan sungkan-sungkan untuk terus berkoordinasi dengan pihaknya.
“Melawan narkoba bukan hanya tugas BNN atau aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Ketika pemuda bergerak, desa akan kuat, dan ketika desa kuat, Aceh Timur akan semakin tangguh dalam mewujudkan masyarakat yang bersih dari narkoba,” imbuh Hasnanda yang baru sepekan menjadi Kepala BNN Langsa itu.
Senada, Katim Dayamas BNN Kota Langsa, Cut Maria, S.Sos, didampingi Humas BNN Langsa, Islamsyah ST MTA, juga turut memotivasi peserta agar terus meningkatkan partisipasi dalam pelaksanaan program P4GN.
“Kami berharap para pemuda terus meningkatkan life skill, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan sehingga memiliki daya saing serta mampu meningkatkan taraf ekonomi. Pemuda yang produktif akan terhindar dari pengangguran dan memiliki ketahanan yang lebih kuat terhadap berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Jadilah generasi yang berkarya, mandiri, dan menjadi pelopor perubahan dalam mewujudkan Aceh Timur Bersinar,” tandas Cut Maria yang karib disapa Maya. [ian]






