— Hadirkan Delapan Dokter Spesialis —
MediaKontras.id | Memasuki usia ke-76, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meneguhkan komitmennya untuk terus berbakti kepada bangsa melalui penguatan solidaritas profesi, peningkatan profesionalisme, serta pelayanan kesehatan yang humanis dan berkelanjutan.
Mengusung semangat “IDI Berkemajuan – Berbakti untuk Bangsa”, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 IDI menjadi momentum penting bagi para dokter untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat sekaligus menjaga kehormatan dan integritas profesi kedokteran.
Ketua IDI Cabang Langsa, dr. Fathur Rahman, M.Ked (An), Sp.An-TI, Subsp.M.N (K), AIFO-K, kepada MediaKontras.id, Kamis, 22 Oktober 2026, mengatakan bahwa IDI Cabang Kota Langsa turut menerjemahkan semangat tersebut melalui aksi nyata berupa kegiatan bakti sosial konsultasi spesialistik gratis.
“Kegiatan ini menghadirkan delapan dokter spesialis dari berbagai bidang keilmuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat memperoleh konsultasi kesehatan secara gratis,” ujar dr Fathur.
Adapun dokter spesialis yang terlibat dalam kegiatan tersebut, yakni dr. Fathur Rahman, M.Ked (An), Sp.An-TI, Subsp.M.N (K), AIFO-K; dr. Fakhrurrazi, M.Ked (OG), Sp.OG; dr. Hafiz S. Siregar, M.Ked (PD), Sp.PD; dr. Auladi Umar Lubar, M.Ked (Ped), Sp.A; dr. Cut Gyna A, Sp.P; dr. Shira N. Rizana, M.Ked (Pulmo), Sp.P; dr. Munzirul Akbar, Sp.N; serta dr. Sova Fitria, Sp.THT-B.K.L.
Kehadiran para dokter spesialis dari berbagai bidang ini menjadi wujud kepedulian IDI Cabang Kota Langsa dalam mendekatkan layanan konsultasi kesehatan kepada masyarakat. Lebih dari sekadar perayaan hari jadi, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa semangat pengabdian profesi kedokteran harus hadir melalui tindakan nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Dalam perjalanan pengabdiannya, IDI terus memperkuat empat nilai utama, yakni Solid, Profesional, Humanis, dan Berkelanjutan.Solidaritas menjadi fondasi kebersamaan para dokter dalam menjalankan tanggung jawab profesi. Profesionalisme diwujudkan melalui peningkatan kompetensi dan kualitas pelayanan, sementara nilai humanis menempatkan kepedulian terhadap sesama sebagai bagian penting dari pengabdian seorang dokter.
“Adapun prinsip berkelanjutan menjadi pengingat bahwa upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat membutuhkan komitmen jangka panjang, kolaborasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman,” ungkapnya.
Semangat IDI Berkemajuan – Berbakti untuk Bangsa pun menjadi pengingat bahwa tugas seorang dokter bukan semata-mata mengobati penyakit, melainkan juga menghadirkan kepedulian, kemanusiaan, dan harapan bagi setiap insan.
Menariknya, momentum peringatan HUT ke-76 IDI kali ini juga beriringan dengan kegiatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) yang diinisiasi oleh KNPI Kota Langsa.
Sinergi tersebut menjadi gambaran bahwa semangat pengabdian kepada bangsa dapat diwujudkan oleh berbagai elemen masyarakat, baik melalui profesi kedokteran maupun gerakan kepemudaan.
Para dokter berkontribusi melalui pelayanan kesehatan dan pengabdian kemanusiaan, sementara pemuda-pemudi memiliki peran strategis dalam menggerakkan perubahan, membangun solidaritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.
Kolaborasi lintas elemen ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial dan mendorong tumbuhnya masyarakat yang lebih sehat, produktif, serta memiliki semangat kebersamaan.
“Melalui peringatan HUT ke-76 ini, Pengurus IDI Cabang Kota Langsa mengajak seluruh dokter untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan kompetensi, menjunjung tinggi etika profesi, dan memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. [ian]

