MediaKontras.id | Perhelatan Pemilihan Geuchik Langsung (Pilchiksung) yang akan dilaksanakan secara serentak pada 19 Juli 2026 mendatang kian hangat, para jagoan yang akan maju pada helatan tersebut pun mulai menampakan dirinya untuk meraih hati warganya.
Demam Pilchiksung mengalahkan ‘demam piala dunia’ yang kian kentara sekali dan acap dibicarakan disetiap sudut warung-warung di seputaran Kota Langsa, maklum pesta demokrasi enam tahunan ini telah dinantikan sejak lama oleh warga yang ingin mendapatkan pemimpin di gampongnya.
Dari 47 gampong yang akan melaksanakan Pilchiksung tersebut dalam wilayah Kota Langsa tidak terkecuali salah satunya adalah Gampong Asam Peutik, Kecamatan Langsa Lama.
Maklum gampong yang memiliki kawasan perbukitan itu juga memiliki dua calon geuchik hasil dari penetapan Panitia Pemilihan Geuchik (P2G) setempat, namun ada salah satu sosok yang dianggap mumpuni yaitu Jumari dengan nomor urut 2.
Jujur dan mandiri adalah slogan Jumari, Cage yang memberanikan diri maju pada pesta rakyat itu adalah sosok yang memiliki rekam jejak yang sangat dikenal semua kalangan.
Bukan tanpa alasan kuat dirinya maju sebagai Cage, ia maju berkat dukungan dari tokoh agama, tokoh pemuda, kaum ibu-ibu dan para pihak yang memiliki pengaruh di Gampong Asam Peutik.
“Alhamdulillah saya maju sebagai cage karena adanya dukungan warga untuk menjadi pemimpin enam tahun kedepan untuk sebuah harapan baru,” kata Jumari, Sabtu, 27 Juni 2026.
Masih kata Jumari, untuk visi kedepan ia ingin ‘Mewujudkan Gampong Asam Peutik yang Maju, Mandiri,
Sejahtera, Transparan, dan Berlandaskan Nilai-Nilai Syariat Islam
serta Kearifan Lokal Melalui Semangat Kerja dan Inovasi’.
Sedangkan misi, Jumari ingin adanya sebuah kemajuan di gampong dengan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparansi, akuntabel dan bebas dari korupsi serta pungli.
Kendati begitu, ia juga akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan yang sudah baik dan melakukan pemerataan pembangunan infrastuktur desa seperti jalan, jembatan dan fasilitas umum serta kawasan lingkungan yang asri.
“Untuk mewujudkan cita-cita itu tidak gampang dan dibutuhkan membangun koneksi dari luar artinya tidak bergantung pada Dana Desa (DD) saja yang kian minim, hal ini perlu jemput bola,” ucap Jumari optimis.
Hal lain, ia akan membangkitkan ekonomi warga dan juga untuk bidang agama akan menjadi skala prioritas baik kaum ibu-ibu maupun kalangan muda.
“Insya Allah apabila dirinya terpilih nanti akan menyediakan fasilitas olahraga yang menjadi harapan warga sejak lama dan tentunya semua kegiatan keagamaan menjadi skala prioritas,” papar Jumari yang kini mengantongi nomor urut 2 itu.
Sosok humble dan tenang itu memiliki motto yaitu maju bersama, sejahtera merata bukanlah isapan jempol belaka, melainkan hasrat yang ingin diimplementasikan serta mendedikasikan diri untuk Gampong Asam Peutik kedepannya.
“Semoga jalan menuju kursi geuchik ini mendapat ridho dari Allah SWT dan ia pun bermunajad kiranya langkah mulia ini mendapat restu dari masyakarat Gampong Asam Peutik untuk sebuah perubahan sejahtera merata, semoga menjadi geuchik 2026-2032 mendatang,” tukas Jumari diaminkan para pendukungnya. [ian]






