Banda Aceh, MediaKontras.id | Gerakan Pramuka Kwarda Aceh, sebelumnya mengirim delegasi ke Pusdiklatnas Gerakan Pramuka di Jakarta untuk mendapatkan pendidikan Kursus Pelatih Tingkat Dasar (KPD) bagi anggota Pramuka Dewasa kualifikasi Pembina Mahir Lanjutan (KML).
Kursus itu berlangsung 15s.d23 Juni 2026, namun proses menjadi pelatih diwajibkan melewati masa pengembangan dengan menyelesaikan pengabdian hingga 6 bulan kedepan membantu pembinaan dan manjadi fasilitator anggota dewasa Pramuka seluruh Indonesia.
Pramuka Dewasa Putra di wakili oleh Zulfahmi MD, yang sebelumnya pernah dipercayakan mengelola Pusat Pemberitaan Pramuka International pada Jamboree Dunia di Korea Selatan.
Perwakilan Pramuka Dewasa Putri terpilih, Ti Aminah M.Si, pembina Pramuka asal Kwarcab Lhokseumawe.

“Pasca Kursus kita diwajibkan menyelesaikan Naratama sebagai tugas pengembangan anggota dewasa guna mendapatkan lisensi Pelatih. Selama 6 bulan kedepan kita juga akan Melakukan sejumlah pengabdian dalam bentuk pembinaan Pramuka di Gugus Depan, Membantu kegiatan Anggota Pramuka Dewasa, mendampingi kursus Mahir Dasar dan Lanjutan di tingkat Kwarcab dan Kwarda, serta menjadi konsultan bagi para pembina Pramuka ” Ujar Zulfahmi MD, Jum’at (26/6/2026) saat tiba di Banda Aceh.
Kursus Pelatih dalam Gerakan Pramuka terdapat tingkat dasar dan lanjutan bertujuan mencetak pelatih yang mampu membina, melatih, dan mengevaluasi para Pembina Pramuka di gugus depan hingga mengelola Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar / KMD & KML.
Pelatih Pembina Pramuka berwenang menjadi pelatih, instruktur, dan fasilitator dalam Kursus bagi anggota Pramuka Dewasa. Mengelola pelatihan dan membina para pembina pramuka di tingkat gugus depan atau kwartir.






