Brigjen Pol Ruddi Setiawan Jabat Kapolda Aceh

Brigadir Jenderal Polisi Ruddi Setiawan, SIK, SH, MH, resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh. Foto/ist.

Brigjen Pol Ruddi Setiawan Jabat Kapolda Aceh

Brigadir Jenderal Polisi Ruddi Setiawan, SIK, SH, MH, resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh. Foto/ist.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

— Talenta Visioner Berantas Narkoba di Bumi Aceh —

MediaKontras.id | Brigadir Jenderal (Brigjend) Polisi Ruddi Setiawan, SIK, SH, MH, resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh yang ditunjuk oleh Mabes Polri untuk menggantikan Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, MM, yang memasuki masa purna tugas di akhir bulan Juni 2026 ini.

Teka-teki yang selama ini beredar luas di ruang publik dan jagad maya telah terungkap siapa sosok yang bakal menduduki kursi institusi kepolisian Aceh yakni Brigjend Ruddi Setiawan yang merupakan sosok visioner membawa perubahan di tanah rencong kedepannya.

Sedangkan Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, MM yang akan mengakhiri masa tugasnya dan sudah memimpin Polda Aceh sejak Agustus 2025 merupakan pengabdian luar biasa membawa Aceh tetap kondusif dan damai.

Sedangkan sosok Brigjen Pol Ruddi Setiawan lahir di Surabaya, Jawa Timur, 24 September 1974. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996 dan berpengalaman luas di bidang reserse.

Ruddi bukan nama asing bagi Aceh. Ia pernah menduduki posisi sebagai Dirresnarkoba Polda Aceh pada 2021, sebelum kemudian diutus untuk menempati jabatan sebagai Direktur Intelijen BNN pada 2022. Pada 2024, Brigjen Ruddi Setiawan diangkat sebagai Direktur Narkotika BNN RI.

Kemudian, Ruddi juga bukan sosok asing bagi Aceh karena pernah memimpin Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh sebelum ditarik ke tingkat nasional.

Begitu juga rekam jejak karier Ruddi Setiawan terbilang panjang dan beragam. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Kanit III Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada 2013, Kapolsek Metro Penjaringan pada 2015, Kapolres Badung pada 2016, hingga Wadirreskrimsus Polda Bali.

Penunjukan Ruddi dinilai sejalan dengan tantangan utama yang dihadapi Aceh saat ini, yakni peredaran narkotika lintas negara yang semakin mengkhawatirkan. Rekam jejaknya sebagai Dirresnarkoba Polda Aceh dan Direktur Narkotika BNN RI menjadi modal kuat untuk menghadapi persoalan tersebut.

Sebagai Kapolda Aceh baru, Ruddi Setiawan akan menghadapi sejumlah tantangan kompleks. Ancaman keamanan modern hadir dalam bentuk yang lebih beragam. Peredaran narkotika lintas negara yang semakin mengkhawatirkan, kejahatan siber yang berkembang pesat, radikalisme yang memanfaatkan ruang digital, serta potensi kejahatan transnasional melalui jalur laut Aceh yang strategis.

Publik membutuhkan sosok Kapolda yang mampu melihat keamanan secara menyeluruh, bukan hanya sebagai urusan represif, tetapi juga sebagai upaya membangun ketahanan sosial masyarakat.

Sesuai kekhususan Aceh, pengangkatan Kapolda Aceh harus melalui pertimbangan dan persetujuan Gubernur Aceh sesuai Pasal 205 UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, sebagai implementasi dari kesepakatan damai MoU Helsinki 2005.

Terpisah, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Langsa, Dalem Syukri ST, Jumat, 26 Juni 2026, mengucapkan selamat dan sukses kepada Brigjend Ruddi Setiawan telah didapuk sebagai Kapolda Aceh.

Sejatinya dibawah kepemimpinan Kapolda Aceh yang baru ini membawa warna tersendiri dan telenta visioner baru ini memiliki rekam jejak yang luar biasa di institusi kepolisian.

“Kami berharap kepada Kapolda Aceh yang baru ini menjadi teladan dan juga harapan besar pemberantasan narkoba di Aceh akan diberangus,” pinta Dalem Syukri dengan penuh optimis.

Selain itu juga hadirnya Kapolda Aceh juga mampu menaungi dunia otomotif di tanah rencong ini dan tentunya akan terus menjaga kondusifitas Aceh secara menyeluruh bahkan menjadi lentera baru di dunia penegakan hukum khususnya Aceh.

“Selamat bertugas pak Kapolda Aceh Brigjend Pol Ruddi Setiawan di Nanggroe Aceh Darussalam, semoga ke depan menjadi lentera bagi institusi kepolisian Aceh,” tukas Dalem Syukri. [ian]