Aceh Utara, MediaKontras.id | Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Kelompok 8 menyesuaikan program bimbingan belajar (bimbel) bagi anak-anak sekolah dasar (SD) di Gampong Kuala Keureuto, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara.
Program bimbel tersebut mulai dilaksanakan pada Jumat, 31 Juli 2026, dan dijadwalkan setiap Jumat pukul 14.00–16.00 WIB selama tiga minggu masa pengabdian.
Pada awalnya, kegiatan bimbingan belajar mencakup mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris. Namun, setelah pelaksanaan pada pekan pertama, mahasiswa KPM menemukan adanya perbedaan kemampuan dasar di antara peserta, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Inggris.
Sebagian anak masih mengalami kesulitan dalam mengenal dan memahami huruf abjad. Kondisi tersebut membuat materi Bahasa Inggris dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kemampuan dasar peserta.
Atas temuan tersebut, Ketua KPM Kelompok 8, Abdul Aziz Yuda Hermawan, bersama anggota kelompok kemudian melakukan penyesuaian terhadap materi pembelajaran.
Bahasa Inggris diganti dengan program calistung yang mencakup membaca, menulis, dan berhitung. Sementara itu, pembelajaran Matematika tetap diberikan kepada anak-anak yang telah memiliki kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung.
Abdul Aziz Yuda Hermawan mengatakan, penyesuaian dilakukan agar proses pembelajaran dapat mengikuti kebutuhan dan kemampuan masing-masing anak.
“Kami menyesuaikan program berdasarkan kondisi yang kami temukan di lapangan. Setelah melihat masih ada anak yang belum mampu membaca, menulis, dan berhitung dengan baik, kami memilih untuk memperkuat kemampuan dasar tersebut terlebih dahulu. Dengan begitu, anak-anak diharapkan dapat mengikuti pembelajaran selanjutnya dengan lebih mudah,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, anak-anak yang telah memiliki kemampuan membaca, menulis, dan berhitung mendapatkan materi Matematika. Sedangkan peserta yang masih mengalami kesulitan dalam kemampuan dasar tersebut memperoleh pendampingan calistung secara bertahap.
Mahasiswa KPM Kelompok 8 berharap penyesuaian program tersebut dapat membuat kegiatan bimbingan belajar lebih efektif dan sesuai dengan tingkat kemampuan peserta.
Selain memberikan tambahan pengetahuan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membantu memperkuat kemampuan dasar anak-anak di Gampong Kuala Keureuto sekaligus menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung proses pendidikan masyarakat selama masa pengabdian.






