Masuk Klub Miliarder, Kekayaan Pangeran William Kini Melampaui Raja Charles III

Pangeran William kini lebih kaya dibanding ayahnya, Raja William III dan masuk menjadi klub miliarder. Foto : AFP/ANDREW MATTHEWS
Pangeran William kini lebih kaya dibanding ayahnya, Raja William III dan masuk menjadi klub miliarder. Foto : AFP/ANDREW MATTHEWS

Masuk Klub Miliarder, Kekayaan Pangeran William Kini Melampaui Raja Charles III

Pangeran William kini lebih kaya dibanding ayahnya, Raja William III dan masuk menjadi klub miliarder. Foto : AFP/ANDREW MATTHEWS
Pangeran William kini lebih kaya dibanding ayahnya, Raja William III dan masuk menjadi klub miliarder. Foto : AFP/ANDREW MATTHEWS

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

Mediakontras.id | Pangeran William dilaporkan kini memiliki kekayaan yang lebih besar dibandingkan ayahnya, Raja Charles III, dan resmi masuk ke dalam jajaran miliarder dunia. Prince of Wales tersebut kini tercatat memiliki harta kekayaan bersih mencapai US$1,6 miliar atau setara dengan Rp28,6 triliun.

Lonjakan kekayaan tersebut bersumber dari kepemilikan tanah kerajaan, Kadipaten Cornwall (Duchy of Cornwall), yang otomatis ia warisi ketika Charles naik takhta menjadi raja pada September 2022 lalu setelah wafatnya Ratu Elizabeth II.

Berdasarkan laporan keuangan tahunan terbaru Sovereign Grant, sebagaimana diberitakan Mirror dan Page Six pada Jumat (26/6), Pangeran William menerima pendapatan pribadi sebesar US$28,5 juta untuk periode 2025–2026. Pewaris takhta berusia 44 tahun tersebut juga dilaporkan telah membayar pajak lebih dari US$26 juta sejak resmi menyandang gelar Prince of Wales empat tahun lalu.

Sementara itu, Raja Charles III sendiri tercatat belum menyandang status miliarder. Berdasarkan data terbaru dari Sunday Times Rich List, raja yang kini berusia 77 tahun tersebut memiliki kekayaan pribadi yang diperkirakan sebesar US$846 juta. Angka ini mengalami penurunan sebesar US$40 juta dari total kekayaan pada tahun sebelumnya. Terkait rilis data finansial ini, pihak Page Six mengonfirmasi telah menghubungi Istana Buckingham untuk meminta tanggapan resmi.

Sebagai sumber pendapatan utama bagi William, Kadipaten Cornwall merupakan wilayah properti pribadi yang mendanai seluruh kegiatan resmi, aktivitas amal, hingga keperluan pribadi bagi William, Kate Middleton, beserta ketiga anak mereka. Wilayah ini didirikan pada tahun 1337 oleh Raja Edward III dengan tujuan untuk menjamin ketersediaan dana bagi para pewaris takhta di masa depan. Secara fisik, wilayah kekuasaan ini mencakup area seluas kurang lebih 32,9 hektar tanah yang tersebar di lebih dari 20 wilayah di seluruh Inggris Raya.

Sebelum diserahkan kepada William, Charles telah mengendalikan dan mengelola wilayah kaya raya tersebut selama 53 tahun, yakni sejak ia berusia 21 tahun pada tahun 1969.

Dalam perkembangan terbaru pada Mei 2026, Pangeran William mengumumkan rencana untuk menjual 20 persen aset Kadipaten Cornwall secara bertahap selama sepuluh tahun ke depan. Dana hasil penjualan yang diperkirakan mencapai lebih dari US$670 juta tersebut rencananya akan diinvestasikan ke dalam proyek pembangunan perumahan dan pelestarian alam.

Pangeran William menyatakan bahwa fokusnya saat ini adalah mengupayakan hal-hal yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di wilayah-wilayah kekuasaannya tersebut.

Di sisi lain, meski total kekayaan pribadinya saat ini berada di bawah Pangeran William, Raja Charles III sebenarnya telah melampaui jumlah kekayaan pribadi mendiang Ratu Elizabeth II. Hal tersebut terjadi karena Charles mewarisi aset-aset pribadi milik mendiang sang Ibu, termasuk Kastil Balmoral dan Perkebunan Sandringham, yang kemudian digabungkan dengan total kekayaan pribadi miliknya sendiri. (CNN Indonesia)