Lewati ke konten

Maulid Akbar FK.P70 dan Santunan Anak Yatim

Rapian Rapian 4 Oktober 2026 · 17:19 WIB
Bagikan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID
Gabung

MediaKontras.id | Peringatan Maulid akbar Forum Komunikasi Peureulak 70 (FK.P70) dirangkai dengan santunan puluhan anak yatim yang dihadiri para sesepuh tokoh Peureulak, di Virta Tirta Convention Hall, Gampong PB. Teungoh, Kecamatan Langsa Barat, Minggu, 4 Oktober 2026.

Peringatan hari Kelahiran Rasulullah tersebut menghadirkan penceramah Ustadz Dr. Saifuddin AW, SH, SE, MH, MA., dari Sumatera Utara, namun putra asal Gampong Lhok Dalam Peureulak.

Ketua FK.P70, H Agusalim mengatakan bahwa peringatan maulid ke-5 ini dilaksanakan sebagai rajutan silaturahmi antar pengurus dalam bingkai ukhuwah Islamiyah.

“Alhamdulillah acara maulid berjalan dengan baik, ada santunan anak yatim sebagai wujud kepedulian juga kenduri maulid serta ucapan terimakasih kepada para pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al Farlaky SHI, MSi, mengapresiasi FK.P70 yang selalu soliditas dan solidaritas dalam setiap kegiatan.

“Pengurus FK.P70 dan anggota diisi oleh orang-orang seniornya rata – rata umurnya diatas saya, 55 tahun keatas, harus ada kaderisasi, organisasi seperti ini tidak bisa dilakukan oleh sembarangan orang,” ujarnya.

Bupati juga berharap, FK P70 tidak hanya sekedar melakukan kegiatan sosial dan silaturahmi antar sesama.

“FK.P70 jangan jadi tim “Hore” saja, harus juga ada kiprahnya dalam kancah politik,” ujarnya.

Ia juga berkeyakinan bahwa orang orang Peureulak yang berdomisili di Langsa berkisar 2500 hingga 3000 orang. Ia meminta agar FKP70 melakukan pendataan.

Selain itu, Bupati juga memaparkan beberapa pencapaian kinerjanya selama 1,5 tahun menjabat. Diantaranya pembangunan jalan di daerah pelosok kawasan Peureulak, Idi dan beberapa program kerja lainnya termasuk membuat film dokumenter terkait kerajaan Islam yang tertua di Nusantara.

Diakhir sambutannya, Bupati menyarankan agar tahun kedepannya FKP70 menyelenggarakan Maulid di Kabupaten Aceh Timur.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan yang ke lima kalinya diselenggarakan FKP70 di Langsa yang kian membumi,” ujar Al-Farlaky didampingi Ketua TP PKK Aceh Timur Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag.

Sedangkan, Ustadz Saifuddin dalam tausiyah menghimbau para pengurus dan anggota FKP 70 agar membuang sifat buruk, riya, sum’ah (ingin dipuji), takabur, senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang.

“Diganti dengan sifat takhalluq (berakhlak baik), saling peduli, menyayangi, membantu, mengasihi sesama makhluk di bumi,” ujarnya.

Lanjutnya, ia berharap FKP 70 untuk mempererat silaturahim, memperkuat solidaritas sosial dan menyiapkan generasi Peureulak yang berilmu, berakhlak, dan bertanggung jawab.

Ustadz juga membeberkan tentang Kerajaan Islam tertua di Nusantara terletak di Peureulak yang didirikan oleh Sultan Alauddin Syeh Maulana Abdul Aziz Shah pada selasa 1 Muharram 225 Hijriah atau 840 Masehi. Hingga kini usianya sudah lebih dari 1.180 tahun,” ungkapnya.

Ia juga berpesan agar untuk mengikuti akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari hari. “Akhlak Rasulullah harus hidup dalam kehidupan kita sehari hari,” pesannya.

Selain itu, ia juga menyampaikan empat rumus agar hidup bahagia. ” Pertama selalu bersyukur, selanjutnya sabar saat di uji, memaafkan orang yang menyakiti mu dan tidak mendoakan orang yang menzolimimu,” ujarnya.

Acara maulid juga dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Langsa Adityo Gunawan, Wakil Ketua FKP70 H. Sofyan Pakeh, H Ridwan Suud dan beberapa tokoh agama, tokoh masyarakat dari kota Langsa, baik yang tergabung di FKP70 ataupun dari luar dengan estimasi tamu dan undangan sekitar 500 orang. [ian]

Bagikan