Ustadz Dede : Siap Berlaga di Tingkat Nasional
MediaKontras.id | Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga pesantren di Kota Langsa. Santri Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Langsa Bustanul Ulum dipastikan menjadi wakil Provinsi Aceh dalam ajang Liga Santri Indonesia 2026 cabang olahraga sepak bola mini (mini soccer–red) yang akan berlangsung di Jakarta pada 11–13 November mendatang.
Sekretaris Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU), H. Dede Gustian, S.Pd.I, SH, MS, kepada MediaKontras.id, Selasa, 27 Oktober 2026, mengatakan bahwa keikutsertaan MUQ Langsa FC dalam kompetisi tingkat nasional ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar pesantren sekaligus membawa harapan masyarakat Aceh.
“Para santri tidak hanya akan bertanding memperebutkan prestasi, tetapi juga mengemban misi membawa nama baik daerah di panggung nasional,” ungkapnya.
Sebanyak 15 orang dijadwalkan berangkat ke Jakarta, terdiri atas 10 peserta, pelatih, dan official. Rombongan tersebut akan didampingi langsung oleh Ketua Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Aceh, Muktarrudin Usman, SE.
MUQ Langsa FC terpilih sebagai perwakilan Aceh pada tahun 2026 untuk bersaing dengan tim-tim dari berbagai daerah di Indonesia. Kesempatan ini menjadi momentum penting bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, kekompakan, serta semangat juang di lapangan hijau.
Menurut Ustadz Dede sapaan akrabnya, Liga Santri Indonesia bukan sekadar ajang adu kemampuan mengolah si kulit bundar. Kompetisi ini juga menjadi ruang pembuktian bahwa kehidupan pesantren mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi, tangguh, disiplin, dan memiliki semangat kompetitif.
Masih katanya, dengan persiapan yang matang dan kerja sama tim yang solid, MUQ Langsa FC diharapkan mampu tampil maksimal selama pertandingan berlangsung. Dukungan dari keluarga besar pesantren, masyarakat Kota Langsa, serta masyarakat Aceh menjadi energi tambahan bagi para santri dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional.
“Keberangkatan MUQ Langsa FC ke Jakarta juga menjadi bukti bahwa potensi olahraga di lingkungan pesantren patut mendapat perhatian dan dukungan. Para santri memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan bakat, mengukir prestasi, dan mengharumkan nama daerah melalui olahraga,” ucapnya.
Kini, harapan besar bertumpu pada perjuangan para santri MUQ Langsa FC. Dari Kota Langsa, mereka melangkah menuju Jakarta dengan membawa nama Aceh, tekad untuk memberikan penampilan terbaik, serta semangat membuktikan bahwa santri juga mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.
“MUQ Langsa FC, wakil Aceh di Liga Santri Indonesia 2026. Saatnya santri berjuang, Aceh bersuara, dan prestasi berbicara, semoga langkah baik untuk mengukir prestasi para santri MUQ Langsa tertoreh kan,” tutur Ustadz Dede optimis. [ian]

